RADARSEMARANG.ID - Seperti di Pulau Aoshima yang terkenal di Negeri Sakura, baru-baru ini tersiar wacana bahwa Indonesia juga nantinya akan memiliki pulau kucing.
Ya, satu pulau dengan ribuan ekor kucing yang berkeliaran tanpa pemilik dan siap bermain dengan para wisatawan yang datang.
Bagi para Catlovers, tentunya rencana ini sangat menarik perhatian, terlebih karena tingginya minat terhadap hewan lucu ini di Indonesia.
Kini tak perlu lagi jauh-jauh ke Jepang, para penyuka binatang berbulu tersebut bisa merasakan nuansa yang sama dengan pulau kucing di Negeri Sakura.
Setelah melakukan peninjauan di Kabupaten Kepulauan Seribu, Pemkab telah mengajukan satu nama pulau dengan kriteria yang mencukupi untuk segera dibangun.
Wisata Pulau Kucing ini rencananya akan dibangun di Pulau Tidung, salah satu gugusan pulau yang ada di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara.
Menurut Plt Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan menyatakan bahwa pembangunan Wisata Pulau Kucing ini.
Akan berdampak positif kehadiran wisata Pulau Kucing bisa berdampak bagi pariwisata di Jakarta khususnya di Kepulauan Seribu.
Pihaknya juga nanti akan melakukan yang terbaik untuk proyek pembangunan pulau wisata ini, tentunya dengan melibatkan ahli, seperti organisasi Animal Defender Indonesia yang lebih memahami
"Kita telah mendata apa saja yang diperlukan untuk persiapan kehadiran Pulau Kucing nanti, khususnya dengan melibatkan Animal Defenders Indonesia yang telah melakukan penelitian secara maksimal," kata Fadjar pada Rapat Koordinasi di Gedung Mitra Praja.
Doni Herdaru, pendiri dari Animal Defenders Indonesia menyatakan bahwa untuk pengelolaan pulau akan dilakukan dengan cara yang profesional.
Bahkan hingga mendatangkan ahli dari Universitas Brawijaya untuk mengelola pembuangan kotoran kucing yang akan diolah menjadi biogas ramah lingkungan.
Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Kenapa Kucing 'Oren' Memiliki Perilaku Cenderung Brutal, Simak Disini
Ia juga memastikan bahwa nantinya, dengan pembangunan Wisata Pulau Kucing ini tidak akan mengganggu aktivitas warga lokal yang bermukim di tempat tersebut dan sekitarnya.
Dan bahwa konsep Pulau Wisata Kucing ini bukan seperti tempat pembuangan kucing layaknya yang terjadi di Pulau Aoshima, Jepang.
Namun, proyek ini mengedepankan kesejahteraan kucing karena memindahkan kucing-kucing dari area konflik ke area yang lebih ideal serta tepat untuk perekonomian dan pariwisata wilayah tersebut.
Source : Pemkab Kepulauan Seribu, Kemenparekraf
Editor : Baskoro Septiadi