RADARSEMARANG.ID - Memancing menjadi sebuah pelarian dan hobi yang diminati banyak orang dikala penat dengan permasalahan yang menghampiri.
Namun, tentunya keselamatan dari melakukan hobi yang digemari juga seharusnya dipikirkan lebih matang, terlebih bila cuaca sedang kurang mendukung.
Seperti kasus seorang pemancing asal Salatiga yang baru-baru ini terjadi di perairan danau Rawa Pening, Tuntang.
Baca Juga: Anggota Gengster Pembacok Mahasiswa Udinus Semarang Divonis Hukuman 10,5 Tahun Penjara
Diketahui korban JP (38) memang kerapkali melakukan kegiatan memancing dan telah menjadi aktivitas hobinya untuk menghabiskan waktu senggang.
Pria asal Klaseman, Salatiga ini bertolak menuju areal danau Rawa Pening yang ada di Tuntang, Kabupaten Semarang pada tanggal 27 April 2025.
Ia lalu menyewa sebuah perahu kecil yang memang kerap disewakan kepada para pemancing untuk menuju ke bagian tengah Rawa Pening yang lebih banyak ikannya.
Baca Juga: Kebakaran di Tegalrejo Salatiga, Rumah Serta Dua Sepeda Motor Terbakar, Api membesar karena Ini
JP diketahui telah menyewa perahu kecil tersebut pada pagi hari pukul 06.00 WIB kepada Persewaan Perahu Bapak Amin yang terletak di Dusun Kesongo Lor, Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang.
Di jam menuju siang hari, tepatnya pada jam 11.00 WIB, perahu yang dinaiki JP mulai terbawa arus angin yang cukup kencang ke arah sekumpulan tumbuhan eceng gondok.
Perlu diketahui, Rawa Pening memang merupakan habitat alami dari tanaman air ini bahkan tanaman ini sangat banyak sehingga terkadang menutupi sebagian area di danau tersebut.
Akibatnya, perahu yang dinaiki JP tidak bisa bergerak karena terjepit banyaknya gulma eceng gondok yang menghimpit di sekitaran perahu.
Hingga waktu mulai menunjukkan petang hari, akhirnya JP menghubungi pemilik persewaan yakni Amin untuk meminta pertolongan.
Baca Juga: Temon, Monyet Piaraan Mbok Yem di Gunung Lawu Kini Dibawa Turun Oleh Tim Balai Konservasi
Baca Juga: Pakar Balai Bahasa Jateng Inventariskan Beberapa Kosakata yang Hanya Ditemukan di Kabupaten Kebumen
Mengetahui hal tersebut, Amin segera menghubungi Pemdes Kesongo yang segera menghubungi pihak Fathur Rahman, selaku anggota tim SAR Buser (Bumi Serasi).
Setelah melaporkan kepada SAR Buser, lalu tim segera melakukan koordinasi dan asesmen untuk melakukan upaya penyelamatan terhadap korban.
Pada pukul 20.01 mulai dilakukan evakuasi Operasi Sar Penyelamatan terhadap korban yang berada di perairan Rawa Pening.
Akhirnya, setelah melakukan berbagai upaya TIM SAR berhasil mengevakuasi korban menggunakan perahu nelayan yang berjarak 500 meter dari tanggul Rawa Pening.
Korban pun pada akhirnya berhasil dibawa ke dermaga dalam keadaan selamat pada pukul 20.25 WIB.
Source: SAR Buser (Bumi Serasi), Kabupaten Semarang Media
Editor : Baskoro Septiadi