RADARSEMARANG.ID – Tragedi yang menimpa puluhan santri Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, Magelang ini menjadi pembelajaran bagi Pondok Pesantren lain untuk selalu melakukan pengawasan.
Hal ini diperlukan karena dikhawatirkan kejadian serupa juga terjadi di daerah lain.
Seperti di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, Magelang. Bak tandon air yang memiliki ketebalan sekitar 50 sentimeter, ketinggian kurang lebih 3 meter, dan panjang 10 meter mendadak roboh.
Robohnya bak tandon air tersebut diduga karena adanya tanah longsor di dekat bangunan tandon air tersebut berada . Sehingga membuat sekitar 25 santri tertimpa bak tandon air saat antre mandi.
Banyak santri yang tertimpa reruntuhan bangunan bak tandon air tersebut. Bahkan, ketika dilakukan evakuasi membutuhkan hingga 13 jam lamanya.
Koordinator Basarnas Unit Siaga SAR Borobudur Basuki mengatakan dalam peristiwa tersebut tim SAR gabungan mengalami kendala karena areanya cukup sempit, hanya sekitar satu meter.
Proses evakuasi pun berlangsung dramatis karena area yang cukup sempit. Hal ini membuat tim berupaya melakukan evakuasi dari dalam kamar mandi.
Ditambah lagi, kontur posisi talud yang masih labil yang membuat tim SAR harus lebih ekstra hati-hati.
Proses evakuasi melibatkan tim gabungan Basarnas, BPBD Kabupaten Magelang, Damkar Kabupaten Magelang, PMI, TNI, Polri, dan relawan.
Evakuasi berlangsung sekitar 13 jam, mulai pukul 10.30 WIB, Jumat (25/4/2025). Korban terakhir ditemukan pukul 23.30 WIB.
Total korban dalam kejadian itu sebanyak 29 santri. Dua puluh santri di antaranya dievakuasi oleh pihak pondok. Adapun 9 santri lainnya dievakuasi tim gabungan.
“Dari 9 korban itu, 5 orang selamat mengalami luka yang cukup berat dan 4 orang dinyatakan meninggal dunia," sambung dia.
Menurut Guru Senior Pondok Modern Gontor 5, Muhib Huda Muhammadi mengatakan ambrolnya tembok kolam itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, Jumat (25/42025) dikarenakan adanya tanah longsor.
"Sehingga menyebabkan tembok kolam penampungan air runtuh," kata Muhib di lokasi pondok, Jumat (25/4/2025).
Saat kejadian, para santri sedang antre untuk mandi. Posisi kamar mandi tepat berada di depan kolam penampungan air.
"Pada jam itu, 10.30 WIB, kegiatan santri untuk (mandi) persiapan ke masjid. Jadi, mereka mandi semuanya, antre semuanya. Dan tidak disangka, tidak ada yang tahu ada kejadian seperti itu," ujar Muhib.(dka)
Editor : Tasropi