Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kabar Duka Menyelimuti Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus Meninggal Dunia

Deka Yusuf Afandi • Selasa, 22 April 2025 | 01:45 WIB
Paus Fransiskus Meninggal Dunia
Paus Fransiskus Meninggal Dunia


RADARSEMARANG.ID – Kabar mengejutkan, Paus Fransiskus dinyatakan meninggal dunia di kediamannya di Casa Santa Marta pada Senin (21/4/2025) waktu setempat.

Paus Fransiskus yang merupakan pemimpin tertinggi Gereja Katolik ini meninggal di usia 88 tahun. Meninggalnya Paus Fransiskus setelah dirinya berjuang melawan pneumonia ganda yang dideritanya sejak awal tahun.

Pria yang bernama asli Jorge Mario Bergoglio, merupakan Paus asal Argentina pertama dan juga orang Amerika Latin pertama yang memimpin Gereja Katolik Roma, yang memiliki sekitar 1,3 miliar pengikut di seluruh dunia. Ia menjabat sebagai Paus sejak Maret 2013.

Dari informasi yang dihimpun, Paus Fransiskus selama lima minggu terakhir ini menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Poliklinik Gemeli.

Setelah kondisinya mulai membaik, beliau dipulangkan pada 23 Maret 2025 dan melanjutkan masa pemulihan di Vatikan dengan pengawasan medis ketat.

Dokter menyebutkan bahwa pneumonia ganda yang dialami telah merusak paru-parunya dan membuat otot pernapasannya menegang.

Paus Fransiskus tetap menggunakan alat bantu oksigen melalui kanula, meskipun sempat dapat melepasnya sesekali.

Sejak awal April 2025, Vatikan pun telah merilis pernyataan bahwa hasil rontgen menunjukkan adanya perbaikan ringan pada paru-paru dan fungsi motoriknya. \

Namun, kondisi beliau tetap dianggap rapuh.

Dalam salah satu pernyataan terakhirnya pada 16 Maret 2025, Paus Fransiskus mengakui kondisi kesehatannya. Dalam tulisannya Paus Fransiskus menuliskan

"Saya berbagi pemikiran ini dengan Anda saat saya menghadapi masa pencobaan, dan saya bergabung dengan begitu banyak saudara-saudari yang sedang sakit. Rapuh, saat ini, seperti saya. Tubuh kita memang lemah, tetapi meski begitu, tak ada yang dapat menghalangi kita untuk mengasihi, berdoa, memberi diri, dan saling mendukung, dalam iman, memancarkan tanda-tanda harapan."

Saat meninggalkan rumah sakit pun Paus Fransiskus sempat menyapa warga yang sudah berada di lokasi. Paus Fransiskus ketika itu di balkon dengan kursi roda.

Paus Fransiskus sempat melambaikan tangan dan berkata lirih melalui mikrofon: "Terima kasih, semuanya."

Terlepas dari usia dan kondisi kesehatannya, Paus Fransiskus tetap aktif menjalankan tugas-tugas kenegaraan dan spiritual.

Bahkan pada September 2024, ia menyelesaikan tur empat negara Asia-Pasifik, termasuk Singapura, yang menjadi kunjungan terpanjang selama masa kepausannya baik dari sisi durasi maupun jarak.

Kabar mengenai wafatnya Paus Fransiskus membawa duka mendalam bagi umat Katolik dan masyarakat dunia. Dalam waktu dekat pihak vatikan akan segera mengumumkan proses konklaf untuk penggantinya.(dka)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Pneumonia ganda #tulisan Paus Fransiskus #meninggalnya Paus Fransiskus #Jorge Mario Bergoglio #Paus Fransiskus meninggal dunia #Rumah Sakit Poliklinik Gemeli