RADARSEMARANG.ID – Viral dimedia sosial yang memperlihatkan seorang guru di salah satu sekolah di Jawa Tengah nekat menggunting seragam siswanya.
Aksi guru Perempuan tersebut mengakibatkan warganet mengecam aksi guru yang memotong seragam seorang siswa.
Baju sekolah tersebut di potong di bagian belakang kena gunting, juga pada bagian lengan, begitu juga pada bagian celana panjang siswa ini tak luput kena gunting.
Ternyata usut punya usut, seragam siswa itu dipotong karena menyalahi aturan.
Hal ini dikarenakan ada coretan atau gambar pada baju siswa ini, dan dugaan celananya juga sudah tampak jingkrang.
Banyak spekulasi yang berkembang atas penjatuhan hukuman gunting ini, dan hingga kini belum ada klarifikasi dari si oknum guru dan sekolah dimaksud.
Apalagi tampak si anak disanksi penguntingan baju seragam di halaman sekolah dengan disaksikan siswa lainnya.
Dari keterangan yang dihimpun video ini pun viral dengan caption"Viral guru di jawa tengah gunting baju siswa Netijan tak setuju, seharusnya bisa dibicarakan lebih baik terlebih dahulu" tulisnya dalam keterangan video.
Bahkan di kolom komentar video tersebut. Banyak warganet yang menyayangkan sikap oknum guru ini.
“Yah kalo memang tidak mengikuti peraturan sekolah, silakan didik sendiri,” cetus akun @DimasSetyawan.
“Ya, tapi tidak sepantasnya seragam milik orang dirusak,” jawab akun @BayuTriR.
“Pengalaman saya sebagai guru BP/BK SMP menemui anak yang bajunya seperti itu tidak aku gunting, tapi anak dan ortunya dipanggil,” tulis akun @TatiNurliah.
Menurut @Margiyati, Tati Nurliah tergolong guru yang bijak, “Panggil Ortunya, dimusyawarahkan, kalau keluarga tidak mampu bantu supaya bisa membeli seragam yang sesuai,” sarannya.
“Semua itu ada prosesnya, nggak langsung dihukum siswanya, saya dari 2008 jadi guru BK alhamdulillah nggak pernah anak² buat masalah,” ungkap @Me!SuN MeL4yU.
“Sebelum digunting-gunting bajunya harusnya guru sudah mempersiapkan gantinya, nggak semua orang tua mampu untuk beli baju seragam sekolah,” cetus akun @ErnaSimarmata.
“Harusnya muridnya tau ga semua murid bisa kebeli baju, kenapa dia corat-coret seragam sekolahnya apakah dimencerminkan anak sekolah,” kata @Dedy.
“Memang situ tau kalo bajunya yg coret anaknya, mana tau dia make baju bekas orang karena gak bisa beli baj, dipikir kalo ngomong,” cetus akun @FathraQueen.
Tentu, dari kasus ini para siswa harus bisa menaati peraturan yang sudah berlaku. Sehingga hukuman seperti ini tidak terjadi.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi