RADARSEMARANG.ID, Media sosial sedang dihebohkan dengan drama panas antara Tretan Muslim dan King Abdi terkait bisnis kuliner Bebek Carok yang kini memiliki 11 cabang.
Semua bermula dari pengakuan mengejutkan King Abdi di podcast Kasisolusi bersama Deryansha, di mana ia mengklaim "didepak" dari bisnis yang ia bantu bangun, bahkan mengaku sebagai otak di balik resep utama Bebek Carok.
Meski tak menyebut nama secara langsung, warganet langsung menyorot Tretan Muslim sebagai sosok yang dimaksud, mengingat keduanya pernah berpartner dalam bisnis tersebut.
Awal Mula Kisruh yang Menggegerkan
King Abdi, dalam podcast tersebut, dengan percaya diri mengatakan bahwa ia punya bukti kuat atas peran besarnya dalam membangun Bebek Carok.
Ia juga mengungkapkan kekecewaannya karena merasa "disingkirkan" oleh rekan bisnisnya.
Warganet pun ramai berspekulasi, mengarahkan tudingan pada Tretan Muslim, komika yang dikenal sebagai salah satu pendiri Bebek Carok.
Isu ini langsung viral, memicu berbagai opini dan perdebatan sengit di jagat maya.
Tretan Muslim Buka Suara: “Bukan Depak, Dia yang Mundur!”
Tak tinggal diam, Tretan Muslim langsung merespons melalui video klarifikasi di kanal YouTube Tretan Universe pada Rabu (16/4).
Dengan tegas, Tretan membantah tuduhan King Abdi.
“Soal depak-mendepak, dia yang mengundurkan diri dari tim Bebek Carok,” ujar Tretan, sekaligus membeberkan fakta mengejutkan.
Untuk memperkuat pernyataannya, ia bahkan memutar rekaman telepon King Abdi yang menyatakan pengunduran dirinya secara sukarela.
Dalam rekaman tersebut, King Abdi terdengar berkata, “Ya wes gak apa-apa, aku akan menerima itu semua dan saya untuk menyelamatkan harga diri saya karena saya sudah tahu semua ceritanya, saya izin untuk mundur. Dan tidak ikut campur, dan jangan dikasih apapun dari Bebek Carok.”
Rekaman ini langsung menjadi bukti kuat yang membungkam spekulasi liar di media sosial.
Kontribusi King Abdi: Berjasa, Tapi Bukan Resep Utama
Tretan tak menampik bahwa King Abdi memang punya andil dalam konsep Bebek Carok.
“Anda berjasa di konsep, anda yang mengusulkan cobek besar, anda yang mengusulkan bebek gantung, silahkan anda klaim. Tapi untuk resep, itu bukan resep anda,” tegas Tretan.
Ia menjelaskan bahwa resep utama Bebek Carok sebenarnya berasal dari sang istri, yang kini telah dipatenkan sebagai resep resmi.
Menurut Tretan, King Abdi memang pernah diminta membuat versi resep sebagai perbandingan. Namun, setelah uji rasa, resep tersebut dinilai kurang cocok oleh sang istri.
“Saat Queen mengaku di mana-mana, ‘Itu resep saya, resep saya,’ saya tegur, ‘Maaf Cak, itu masakan sampean tidak dipakai, yang dipakai itu masakan istri saya,’” lanjut Tretan, meluruskan kesalahpahaman yang beredar.
Fakta Keuntungan dan Langkah Hukum
Tretan juga mengungkap bahwa King Abdi telah menerima haknya berupa fee 5 persen dari rekan bisnisnya setelah mengurus legalitas franchise Bebek Carok ke notaris.
“Dia sudah dapat 5 persen dari partner saya, bukan dari Bebek Carok. Dia sudah mendapatkan haknya, sudah ditransfer, tidak ada depak-depakan,” jelas Tretan.
Ia bahkan menyebut tuduhan King Abdi sebagai “fitnah” yang sangat keliru.
Upaya Damai yang Berujung Pengunduran Diri
Menariknya, Tretan mengaku sempat menginisiasi pertemuan untuk menyelesaikan masalah ini secara internal. Namun, dalam pertemuan tersebut, King Abdi justru memilih mundur.
“Tidak tahu kenapa, di situ Queen lagi kurang enak pikiran atau kenapa, dia yang mengundurkan diri dari tim Bebek Carok,” ungkap Tretan, menunjukkan bahwa keputusan tersebut murni dari King Abdi sendiri.
Dengan klarifikasi ini, Tretan Muslim berharap polemik seputar Bebek Carok dan tuduhan tak berdasar dapat berakhir.
Ia juga menegaskan bahwa resep Bebek Carok terus dimodifikasi untuk menciptakan cita rasa terbaik, meski berbasis pada resep asli sang istri yang telah dipatenkan.
Drama ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya komunikasi dan transparansi dalam bisnis, terutama di era media sosial yang begitu cepat menyebarkan informasi—atau bahkan fitnah. (tas)
Editor : Tasropi