RADARSEMARANG.ID – Bu Guru Salsa mendapat sorotan kembali karena muncul video terbarunya di platform Youtube.
Videonya pun ramai dibahas oleh warganet. Tak tanggung-tanggu Bu Guru Salsa membuat video tersebut berdurasi 4 menit 6 detik.
Bukan video tanpa busana yang pernah ia lakukan. Melainkan video ketika Bu Guru Salsa ini mencoba peruntungan di dunia tarik suara atau bernyanyi.
Padahal, biasanya Bu Guru Salsa sering kali aktif di media sosial TikTok. Namun kini, Bu Guru Salsa melebarkan sayapnya ke pltform Youtube.
Dalam konten terbarunya, ia menyanyikan lagu "Tentang Rasa" yang dipopulerkan oleh Astrid.
Video tersebut diberi judul "Tentang Rasa - Astrid (Cover Sissalsaa)" dan telah ditonton lebih dari 53 ribu kali.
Menariknya, tak banyak informasi yang disertakan dalam video. Hanya terdapat judul serta nama akun TikTok yang tertera sebagai keterangan tambahan di layar.
Dalam video itu, Bu Guru Salsa tampil dengan gaya khasnya.
Ia mengenakan vest berwarna krem yang dipadukan dengan inner coklat, serta rok bermotif kotak-kotak hitam-putih.
Penampilannya dilengkapi hijab berwarna hijau muda. Untuk riasan wajah, ia mempertahankan ciri khasnya seperti blush on merah di bawah mata dan gaya ombre pada bibir.
Video ini pun ramai menuai komentar dari warganet, dengan jumlah komentar yang telah melampaui 1.700. Beberapa netizen memberikan dukungan, namun tak sedikit pula yang melontarkan kritik tajam terhadap aksi bernyanyi sang guru.
"Urat malunya sudah putus. Bukan koreksi diri, malah makin menjadi-jadi," tulis seorang pengguna.
Namun, ada pula yang membelanya. "Kalian kenapa sih terus menerus menghujat dia? Dia sedang berusaha menjadi yang lebih baik, lho," tulis netizen lain.
Ada pula yang memberikan kritik terhadap kualitas vokalnya. "Bu Guru Salsa, berhentilah bernyanyi. Suaramu gak bisa dinikmati," ujar akun lainnya.
Sementara itu, terdapat pula komentar yang lebih suportif datang dari pengguna lain "Semangat, kak. Setiap manusia pasti punya kesalahan, jangan sampai terpuruk dan larut akibat kesalahan tersebut." Timpal akun lainnya. (dka)
Editor : Baskoro Septiadi