RADARSEMARANG.ID - Hari ini Selasa 8 April 2025 bakal menjadi hari yang bersejarah bagi Megawati Hangestri Pertiwi.
Maklum saja, Megawati Hangestri bersama Red Soarks aakan malakoni laga pamungkas di Liga Voli Korea musim 2024-2025.
Red Sparks dan Megawati Hangestri akan melakoni laga final kelima melalui format best of five pada babak final Liga Voli Korea berjalan hingga akhir.
Megawati Hangestri dan pasukan Red Sparks akan bertandang ke markas Pink Spiders untuk menutup perjuangan musim ini dengan hasil manis.
Pertandingan final akan dihelat di Samsan World Gymnasium, Incheon, Korea Selatan, pada Selasa (8/4/2025) mulai pukul 19.00 waktu setempat atau 17.00 WIB.
Laga final kelima nanti bakal menjadi pertandingan bersejarah bagi Red Sparks dan Megawati Hangestri.
Jelas bakal menjadi laga bersejarah karena Red Sparks baru kembali lagi ke pertandingan kejuaraan setelah penantian 13 tahun lamanya.
Red Sparks bahkan menjadi satu-satunya kontestan yang paling lama untuk menunggu untuk lolos ke babak final.
Dari catatan sejarah, Red Sparks tampil pada babak final pada musim 2011-2012 dan berhasil keluar sebagai juara.
Setelah itu, Red Sparks bahkan hanya mampu lolos tiga kali ke babak playoff yakni pada musim 2013-2014, 2016-2017, dan terakhir 2023-2024.
Sementara bagi Megawati Hangestri sendiri, pertandingan final kelima nanti juga akan menjadi sejarah.
Kehadiran Megawati di Red Sparks melalui diperkenalkannya kuota khusus pemain Asia benar-benar menghadirkan kembali janji prestasi yang dinanti.
Red Sparks berhasil lolos ke babak playoff musim lalu dan sekarang selangkah lagi untuk meraih gelar juara yang keempat.
Ya, jika mampu kembali meraih kemenangan, Red Sparks maka akan menyamai jumlah gelar milik Pink Spiders dengan empat kali.
Pink Spiders menjadi tim tersukses di Liga Voli Korea dan satu-satunya yang sudah meraih empat bintang sejak era V-League dimulai pada 2005.
Tiga gelar Red Sparks sebelumnya diraih pada 2005 (edisi perdana), lalu musim 2009-2010, dan yang terakhir pada 2011-2012.
Sementara, jika Pink Spiders berhasil keluar dari tekanan dan mampu mengatasi Red Sparks, mereka akan menegaskan sebagai tim putri terbaik di Negeri Ginseng.
Bagaimana pun, hasil menang atau kalah tidak akan mengurangi betapa besarnya perjuangan para pemain Red Sparks untuk mimpi tertinggi musim ini. (bas)
Editor : Baskoro Septiadi