Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sepekan Lebih, Mahasiswa Unnes Ditabrak oleh Pelaku Balap Liar di Arteri Soekarno Hatta Semarang, Korban Alami Luka Parah

Deka Yusuf Afandi • Senin, 7 April 2025 | 17:21 WIB
Begini kondisi thoif korban  tabrakan maut di jalan Arteri Soekarno Hatta, Kota Semarang pada 28 Maret 2025
Begini kondisi thoif korban tabrakan maut di jalan Arteri Soekarno Hatta, Kota Semarang pada 28 Maret 2025

RADARSEMARANG.ID, Viral dimedia sosial seorang pengendara motor ditabrak oleh pelaku balap liar di Jalan Arteri Soekarno Hatta pada 28 Maret 2025 lalu.

Kasus ini pun menjadi perhatian publik, hal ini dikarenakan kasus tabrakan ini sudah berjalan lebih dari sepekan namun belum ada titik terang.

Dilansir dari akun Instagram @ihdamardlianaa terungkap ketika itu Pada Jumat dinihari 28 Maret 2025, Thoif meluncur pulang ke rumah daerah Bangetayu selepas berkegiatan di Masjid Agung Jawa Tengah.

Thoif memilih rute melewati Jalan Tambak Boyo dan menyeberang ke arah Tlogosari. Nahas ketika hendak menyeberang di jalan arteri Soekarno Hatta ini, Thoif diduga ditabrak pebalap liar yang belakangan diketahui berinisial R.

Bukan hanya ditabrak R, menurut saksi di TKP, Thoif juga ditabrak mobil. Posisi Thoif pada saat kecelakaan ada di bagian depan bumper mobil.

“Pebalap liar tersebut meninggal dunia dan pengendara mobil masih kabur sampai sekarang,” tulis akun tersebut.

Ihda mengabarkan pada kecelakaan, kondisi Thoif sangat parah. Sekitar kepala dan punggung mengalami luka.

“Giginya copot semua, rahangnya patah, tulang belakangnya hancur,” tulis Ihda.

Usai kecelakaan terjadi, Thoif dibiarkan saja oleh para penonton balap liar. Menurut informasi beberapa saksi, para penonton balap liar lebih focus ke R.

Ihda mendapatkan informasi, teman teman terduga penabrak Thoif membiarkan tubuh mahasiswa Teknik Elektro Unnes tersebut.

“Teman teman penabrak meninggalkan dia sendirian,” tulis Ihda.

Kakak Thoif, Syaikhu Luthfi membenarkan kondisi Thoif yang ditinggal sendirian, tidak diurus oleh para penonton balap liat dini hari itu.

“(Thoif) ditinggalkan begitu saja, tergeletak di jalanan tanpa pertolongan yang akhirnya dievaluasi warga sekitar. Tidak ada satupun penonton balap liar yang peduli,” tulis Syaikhu dalam Story Instagramnya.

Saat Thoif menjadi korban kecelakaan, dan mengalami luka berat dan kini sudah menjalani dua kali operasi besar, di dunia maya Thoif malah disudutkan dalam insiden kecelakaan tersebut.

Keluarga Thoif resah bahkan sampai tulisan ini dibuat, narasi yang memfitnah Thoif biang dari kecelakaan ini.

“Sampai saat ini banyak yang upload konten di TikTok yang merasa kehilangan almarhum penabrak, tapi kronologi kalau dia menabrak Thoif seolah2 ditutupi. Malahan Thoif yang banyak dihujat, menyalahkan dan memfitnah kalau dia kecelakaan gara gara nyebrang asal nyebrang padahal Thoif ini ditabrak,” tulis Ihda.

Keluarga Thoif setelah mendapatan kabar kecelakaan itu auto mengurusi Thoif di rumah sakit. Seiring itu, keluarga Thoif melaporkan kecelakaan maut ini ke kepolisian pada hari kecelakaan. Laporan tersebut bernomor LP 410.

Sepekan berlalu, keluarga Thoif mengaku tidak ada perkembangan dari laporan tersebut.
“Hingga kini belum ada titik terang siapa pengendara mobil yang kabur, di mana CCTV nya, jadi kami terus mencari keadilan untuk adik kami,” tulis Ihda.

Keluarga Thoif menyesalkan kenapa sampai hari ketujuh meninggalnya R yang diduga menabrak Thoif, perwakilan keluarga R tidak menunjukkan iktikad baik menyelesaikan masalah kecelakaan ini.

Keluarga Thoif baru spill dan speak setelah 7 hari meninggalnya R yang diduga menabrak Thoif. Diam dalam 7 hari itu untuk menghormati keluarga almarhum yang sedang berduka.

“Tapi sampai sekarang (5/4/2025) belum ada iktikad baik atau tanggung jawab keluarga almarhum dan pengendara mobil kepada kami,” tulis Ihda.

Selain menuntun tanggung jawab dan iktikad baik dari keluarga almarhum, Syaikhu kakak Thoif meminta kepada media untuk jangan skip kasus ini dan kepada polisi untuk segera mengusut kasus kecelakaan ini.

“Kami berharap media Semarang juga tidak diam mengenai kasus yang masih belum menemukan kejelasan ini. Lebih dari itu kami menuntut sikap dan kejelasan dari pihak kepolisian yang selama satu minggu ini masih bungkam. Diam bukan pilihan! Diam adalah bentuk kejahatan baru! Untuk Thoif untuk keadilan dan untuk semua korban balap liar yang tak pernah mendapatkan pembelaan,” tulis Syaikhu.

Gayung bersambut, pihak keluarga almarhum pebalap liar diketahui berinisial R ini pada Minggu sore (6/4/2025). Telah mengunjungi Thoif di RS Kariadi Semarang.

Dalam pertemuan tersebut, orang tua almarhum Riko menyampaikan komitmen untuk membantu biaya perawatan Thoif yang mengalami luka rahang patah, gigi copot dan tulang belakang hancur.

“Keluarga almarhum Riko mendatangi RS Kariadi sore ini per jam 15.14 WIB. Awalnya mereka menghubungi Syaikhu (Kakak Thoif) dan mereka kemudian berkunjung ke rumah sakit. Yang datang itu bapak ibunya almarhum Riko, pihak bengkel dan rekan-rekan Riko,” ujar Syamsul Fadzli, kakak pertama Thoif.

Selain itu, Kakak Thoif itu mengungkapkan, polisi sudah memperlihatkan CCTV kecelakaan yang menewaskan Riko, dan menyebabkan Thoif luka berat.

Dari rekaman CCTV yang ditunjukkan, jelas terlihat posisi Thoif tidak asal nyeberang seperti yang dinarasikan di media social sebelumnya. Posisi Thoif jelas benar dan ditabrak oleh almarhum Riko, dan kemudian ditabrak mobil yang masih misterius pengemudinya.

“Semalam diperlihatkan CCTV kejadian di lokasi serta diunjukkan bukti-bukti, pengendara mobil belum serahkan diri. Dari CCTV, Thoif itu mau seberang, sudah sampai marka tengah, kemudian dihantam motor Riko, terus masih ada jeda beberapa detik kemudian mobil lewat nabrak,” jelas Fadzli.(dka)

Editor : Tasropi
#viral semarang #kecelakaan maut di jalan arteri soekarno hatta #ihdamardlianaa #Mahasiswa Unnes Ditabrak oleh Pelaku Balap Liar #Seminggu Berlalu #mahasiswa Teknik Elektro Unnes