RADARSEMARANG,ID- Ditengah antusiasme masyarakat yang masih merayakan libur panjang serta Idul Fitri 2025 yang tengah berlangsung.
Terdapat kabar baik yang diberikan kepada dunia konservasi internasional terkait kelahiran bayi Harimau Benggala yang berada di Solo Safari.
Harimau Benggala sendiri merupakan sub spesies harimau yang biasa disebut juga sebagai Harimau India atau Harimau Royal Bengal.
Berbeda dengan Harimau Sumatera yang endemik asli Indonesia, harimau ini menjadi jenis keluarga Panthera Tigris yang tersisa dengan jumlah paling banyak.
Harimau Bengal diperkirakan populasinya berada di angka 2,633 individu, sedangkan Harimau Sumatera menurut data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI hanya tersisa kurang lebih 603 individu.
Kelahiran ketiga ekor satwa endemik asal India ini disambut dengan baik oleh masyarakat luas yang tertarik dengan kelucuannya.
Dengan segera, bayi-bayi harimau berusia 3 bulan ini menjadi atraksi yang menarik bagi pengunjung Solo Safari terlebih di masa libur lebaran saat ini.
Banyak orang yang memilih untuk menghabiskan waktu senggangnya untuk menengok ketiga bayi harimau yang menggemaskan tersebut.
Bayi kucing besar ini kini ditempatkan di enclosure khusus di Exhibit Benggala, Solo Safari yang akan berlangsung dari tanggal 1 hingga 6 April kedepan.
Untuk melihat ketiga bayi harimau lucu ini, Solo Safari telah memberikan jadwal yang akan membantu pengunjung agar tidak kecewa.
Sneak Peak Baby Tiger akan dilaksanakan dari tanggal 1- 6 April 2025 di Exhibit Benggala dengan jadwal :
- 10.00 WIB - Sesi Menyusui Bayi Harimau
- 14.00 WIB - Sesi Edukasi.
Dengan lahirnya anggota baru di Solo Safari, pihak pengelola berharap mampu menambah warna baru lewat keceriaan dan kehangatan yang mampu diberikan kepada para pengunjung.
Ketiga bayi harimau berjenis kelamin jantan tersebut kini telah memiliki masing-masing nama yang diberikan langsung dari Walikota Solo, Respadi Adi.
Ketiga satwa mungil tersebut masing-masing diberi nama unik berbau Bahasa Sansekerta yakni Bantala, Tirta, dan juga Maruta.
Upaya penamaan bayi harimau ini juga menjadi komitmen Pemerintah Kota Solo untuk melestarikan dan melindungi satwa langka.
Source: Solo Safari
Editor : Tasropi