RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hati-hati bagi warga Jawa Tengah (Jateng) yang ingin keluar rumah atau melakukan perjalanan untuk mudik atau balik.
Sebab tiga hari ke depan beberapa wilayah Jateng masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.
Hal itu disampaikan oleh Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ahmad Yani Semarang Fartia Rachmawati.
Menurutnya, kondisi Jawa Tengah di pagi hari hingga siang mayoritas cerah berawan.
Namun siang hingga malam ada potensi hujan di hujan di beberapa wilayah.
“Siang hingga sore hari sudah mulai ada potensi hujan yaitu intensitasnya hingga lebat di beberapa wilayah,” jelas Farita saat ditemui di Kantornya, Rabu (2/4).
Pihaknya merinci daerah yang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Rabu, 2 April 2025.
Diantaranya wilayah Pegunungan serta dataran tinggi, yakni di sekitaran Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Boyolali, dan merambah ke Solo Raya di Klaten, Sukoharjo Sragen, kemudian di Kota Surakarta, Karangngayar, dan Wonogiri.
Kemudian untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jateng ada di Kota Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan. Lalu Jawa Tengah bagian Timur di Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Blora.
Baca Juga: Goa Kreo Semarang Diserbu Wisatawan saat Libur Lebaran
“Daerah tersebut intensitasnya sedang hingga lebat. Kemudian daerah yang lainnya secara umum hujan intesitasnya ringan hingga sedang untuk tanggal 2 (April 2025),” tegasnya.
Fahita juga merinci potensi hujan yang bakal terjadi pada Kamis, 3 April 2025. Menurutnya daerah yang memiliki potensi hujan lebat masih di wilayah Pegunungan, datara tinggi.
“Untuk wilayahnya yaitu di Cilacap, yang bagian Majenang dan sekitarnya. Kemudian ada Brebes, Kabupaten Tegal, Pemalang masih masuk, kemudian Banyumas, Purbalingga, kemudian Banjarnegara, Temanggung, Wonosobo, Kabupaten dan Kota Magelang masih masuk (hujan intensitas lebat), kemudian Kabupaten Semarang, Salatiga lalu Boyolali,” bebernya.
Kemudian wilayah Solo Raya masih ada di Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, kemudian Surakarta, dan Sragen.
Kemudian untukdi Jateng bagian Timurnya itu di wilayah Grobogan, Blora, Pati, Rembang, Kudus.
“Untuk di pesisir Selatannya intensitasnya hingga lebat itu ada di Kebumen dan Purworejo. Dan sisanya secara umum merata yaitu intensitasnya ringan hingga sedang. Itu terjadinya hujan biasanya siang hingga sore hari hingga menjelang awal malam hari,” tegasnya.
Terakhir prediksi cuaca pada Jumat, 4 April 2025 menurut BMKG juga masih ada potensi hujan dengan intensitas lebat.
Dimulai dari Jawa Tengah bagian Barat seperti Brebes, Kabupaten Tegal, Kota Tegal, Pemalang, Kabupaten Blora, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan saat awal malam hari diprediksi akan hujan lebat.
“Kemudian untuk di Jateng Timur ini hujan lebatnya pada malam hari. Dari Demak, Jepara, Kudus, Pati, Rembang, Blora dan Grobogan ada potensi hujan intensitasnya hingga lebat pada malam hari,” tambahnya.
Sedangkan wilayah Jateng lainnya berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang. Termasuk Kota Semarang. Kendati demikian Fatiha menyebut pada tanggal 3 Paril 2025, Kota Semarang bagian Selatan berpotensi mengalami hujan lebat.
“Kalau wilayah Semarang Selatan berarti daerah Gunung Pati, Mijen, lalu Banyumanii, Tembalang itu masuk, biasanya daerah yang berbatasan dengan Kabupaten Semarang,” ungkapnya.
Pihaknya pun mengimbau pada masyarakat agar berhati-hati serta mempersiapkan perlengkapan yang memadai apabila ingin keluar rumah atau melakukan perjalanan.
Ia juga meminta agar warga terus mengupdate informasi cuaca. Sebab masih ada potensi bencanata terutama di beberapa wilayah yang biasanya menjadi langganan banjir.
“Kalau potensi banjir pasti ada itu di beberapa wilayah yang memang rentan akan potensi banjir. Makanya kita selalu menyampaikan kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi dari bencana hidrometorologi seperti banjir, tanah longsor, kemudian angin kencang atau puting beliung, kemudian sambaran petir, hujan es dan sebagainya,” tandasnya. (kap/bas)
Editor : Baskoro Septiadi