RADARSEMARANG.ID - Tiga anggota Polres Way Kanan, Polda Lampung, gugur saat menjalankan tugas menggerebeg arena judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Senin (17/3/2025) pukul 16.50 WIB.
Ketiga korban Kapolsek Negara Batin Polres Way Kanan Iptu Lusiyanto, Ba Polsek Negara Batin Polres Way Kanan Bripka Petrus Apriyanto, dan Ba Sat Reskrim Polres Way Kanan Bripda Ghalib Surya Ganta. Ketiganya gugur akibat diberondong tembakan oknum anggota TNI yang mengelola arena judi sabung ayam tersebut.
Dan berikut profil ketiga anggota Polri yang gugur di Way Kanan, Lampung:
1. Iptu Lusiyanto-Kapolsek Negara Batin
Iptu Lusiyanto, SH lahir 05 Juni 1972, saat gugur menjabat sebagai Kapolsek Negara Batin, Polres Way Kanan. Iptu Lusiyanto masuk menjadi anggota Polri melalui Diktuk Bintara tahun 1994. Pangkat perwira pertama di raih Iptu Lusiyanto usai menjalani Diktuk Perwira Pag pada 2018.
2. Bripka Petrus Apriyanto
Bripka Petrus Apriyanto lahir pada 16 Maret 1985. Dia menjadi anggota Polri melalui Diktuk Bintara tahun 2005, Petrus naik Pangkat Bripka pada 2019. Saat gugur, Bripka Petrus menjabat sebagai Banit Binmas Polsek Negara Batin Polres Way Kanan.
3. Bripda M Ghalib Surya Ganta
Bripa M Ghalib Surya Ganta, yang lahir 23 Februari 2002, belum lama menjadi anggota Polri, dia adalah lulusan secaba Polri tahun 2021. Saat gugur menjalankan tugas sebagai anggota Polri. Bripda M Ghalib menjabat sebagai Ba Satreskrim Polres Way Kanan.
Itulah profil tiga anggota Polri yang gugur akibat ditembak dua oknum TNI saat melakukan penggerebegan sebuah tempat judi sabung ayam Peristiwa i di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, pada Senin (17/3/2025), pukul 16.50 WIB.
Ketiga korban diduga ditembak oleh pemilik tempat perjudian sabung ayam yakni dua oknum anggota TNI.
Baca Juga: 7 Fakta di Balik Gugurnya 3 Polisi di Way Kanan Lampung saat Gerebek Sabung Ayam
Aparat gabungan dari Polda Lampung dan Polres Way Kanan, saat ini tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki peristiwa yang menggegerkan warga Lampung tersebut.
Sementara dua pelaku yakni Kopka Basar dan Peltu Lubis yang merupakan anggota TNI aktiv di jajaran Kodam II Sriwijaya saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik Detasemen Polisi Militer TNI AD. (sls/bas)
Editor : Baskoro Septiadi