Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Warga Bisa Dapat Bahan Pokok Murah, Ini 265 Titik Gerai Agri Pos di Jateng

Khafifah Arini Putri • Selasa, 11 Maret 2025 | 15:09 WIB
Wamentan RI Sudaryono meninjau Operasi Pangan Murah di gerai Agri Pos milik Kantor Pos Semarang di Jalan Pemuda, Senin (10/3).
Wamentan RI Sudaryono meninjau Operasi Pangan Murah di gerai Agri Pos milik Kantor Pos Semarang di Jalan Pemuda, Senin (10/3).

RADARSEMARANG.ID, Semarang- Sebanyak 265 titik Gerai Agri Pos di Jawa Tengah siap menekan lonjakan harga bahan pokok (bapok) selama Ramadan 1446 hijriah.

Program yang digagas pemerintah ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bapok bagi masyarakat di tengah lonjakan permintaan selama bulan puasa.

Nantinya di setiap Kantor Pos akan ada Operasi Pasar Pangan Murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). Operasi pasar ini telah berlangsung dari 24 Februari - 29 Maret 2025.

 Baca Juga: Jangan Tunda Lagi! Ratusan Ribu CASN Menunggu Kepastian, DPD RI Desak Presiden Segera Angkat PNS dan PPPK

Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi menyampaikan gerai PT Pos Indonesia atau yang dinamakan Agri Pos ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok. 

Pihaknya merinci ada 1.050 gerai Agri Pos di seluruh Indonesia. Sedangkan 265 gerai berada di Jawa Tengah dan DIY, dan khusus di Kota Semarang ada 22 gerai.

Kendati demikian dalam operasi pasar pangan murah ini pembelian dibatasi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan. 

"Satu KTP (Kartu Tanda Penduduk) hanya boleh membeli maksimal 2 kg gula, 2 liter minyak goreng, dan 10 kg beras," jelasnya saat tinjauan Operasi Pasar Pangan Murah di Kantor Pos Semarang, Senin (10/3). 

 Baca Juga: Fadhilah Keutamaan Salat Tarawih Malam ke 12 Ramadan 2025, Pahalanya Saat Hari Kiamat Wajahnya Bersinar Seperti Bulan Purnama

Menurutnya ada komoditas pokok yang selalu ada di setiap gerai, yakni minyak goreng, beras, dan gula.

Sedangkan bapok lainnya seperti daging, bawang merah, bawang putih, hingga cabai menyesuaikan persediaan. 

"Ketiga ini (beras, minyak, dan gula, red.) Insya Allah selalu ada. Tapi, kalau yang lain tergantung dari lokasi dan pasokan," imbuhnya.

Sementara Wakil Menteri Pertanian Sudaryono turut hadir dalam meninjau keberlangsungan operasi pasar pangan murah di Semarang. Menurutnya dari 4.800 cabang Kantor Pos, sebanyak 1.050 gerai sudah beroprasi.

Harapannya program inisiasi dari PT Pos Indonesia ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan bapok selama Ramadhan dan menjelang Lebaran 2025.

Pasalnya masih ditemukan beberapa pedagang di sejumlah pasar dan toko yang menjual bapok melebihi HET. 

Pihaknya merinci HET beras medium Rp12.500 per kilogram tapi masih ada yang menjual lebih dari itu. Sedangkan HET minyak goreng Minyakita 1 liter Rp15.700, namun masih ditemukan pedagang yang menjual eceran hingga Rp17.000.

Sebab itu pemerintah kata dia, ingin mendistorsi pasar, supaya harga kebutuhan pokok bisa sesuai dengan HET selama Ramadhan dan Lebaran. 

 Baca Juga: Heboh Kemasan Minyakita 1 Liter Dikurangi Jadi 750 ml, Ini Hukuman dari Allah Bagi Penjual Curang yang Mengurangi Takaran

"Maka yang kami lakukan adalah akuisisi atau mendayagunakan 4.800 cabang kantor pos di seluruh Indonesia menjadi gerai sembako, dengan harga yang terjangkau dengan harga di bawah HET," ungkapnya. 

Sedangkan dalam Operasi Pasar Pangan Murah yang tersedia di Kantor Pos ini, masyarakat dapat harga lebib murah.

Diantaranya beras Rp12.000 per kilogram dari HET Rp 12.500 per kilogram. Lalu minyak goreng Minyakita dengan harga Rp 14.700 per liter dari HET Rp 15.700 per liter.

"Jadi semua lebih murah. Nah, kami harapkan ini wujud dari kehadiran pemerintah langsung bersentuhan dengan masyarakat," tandasnya.

Sementara Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pihaknya pun mendorong kegiatan ini terus berlangsung, tidak hanya selama Ramadan tapi juga seterusnya. 

"Kantor Pos ini ada di seluruh kecamatan. Bener-bener kita dorong, kita sebagai Pemerintah Provinsi hanya bertugas pengawasan dan koordinasi," ungkapnya.

Hadir dalam kegiatan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, Perwakilan Bulog, dan stakeholder lainnya. (kap/bas)  

 

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #Wakil Gubernur Jateng #jateng #lebaran #Minyak #SUDARYONO #Ramadan #bapok #Wali Kota Semarang #kantor pos #BERAS #agustina wilujeng pramestuti #bahan pokok #cabai #Wakil Menteri Pertanian #Wamentan #Taj Yasin Maimoen