RADARSEMARANG.ID – Sosok Robig Zaenudin menjadi ramai di pergunjingan di masyarakat Kota Semarang, dirinya ditetapkan menjadi tersangka usai melakukan penembakan terhadap seorang siswa SMKN 4 Kota Semarang.
Penembakan sendiri mengakibatkan Gamma Rizkynata Oktafandy meninggal usai tertembak di bagian pinggul sehingga mengakibatkan pelajar berusia 17 tahun.
Kasus ini pun menjadi perhatian public, karena usai kejadian ini banyak sekelompok Masyarakat melakukan aksi demonstrasi di depan Polda Jateng agar mengusut kasus tersebut.
Terbaru, penyidik Polda Jateng pun melimpahkan barang bukti berupa senjata api dan beserta pelurunya serta Aipda Robig Zaenudin ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang, Kamis (6/3/2025).
Kepala Kejari Kota Semarang, Candra Saptaji menyampaikan, Aipda Robig Zaenudin disangkakan pertama, kesatu Pasal 80 ayat 3 UU Nomor 35 tahun 2014 Jo Pasal 76 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara dan/atau denda paling banyak Rp 3 miliar.
Kedua Pasal 80 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan pidana penjara 3 tahun 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp 72 juta.
Atau kedua, Pasal 338 KUHP ancaman hukuman paling 15 tahun penjara, Pasal 351 (1) KUHP ancaman hukuman paling lama 2 tahun 8 bulan, Pasal 351 (3) ancaman hukuman paling lama 7 tahun.
“Terdakwa ditahan di Rutan Semarang selama 20 hari. Dalam waktu dekat terdakwa akan dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan,” ujar Kajari.
Selain barang bukti berupa senjata api, yakni, foto copy akta kelahiran, foto copy kartu keluarga, surat keterangan kematian, surat izin memegang senjata api Aipda Robig Zaenudin, 2 butir amunisi revolver.
Tak hanya itu saja, penyidik Polda Jateng juga membawa satu bulan celurit panjang, sepeda motor Nmax H3298JG sepeda motor pelaku, pakaian korban, handphone korban, dan handphone pelaku.
Sebelumnya, anggota Polrestabes Semarang Aipda Robig Zainudin terekam cctv menembak gerombolan remaja yang melintas di Jalan Candi Penataran Raya, Kota Semarang, pada Minggu (24/11/2024) dini hari.
Dalam video tersebut, diketahui ternyata tiga orang tertembak yang merupakan siswa SMKN 4 Kota Semarang. Salah satunya Gamma Rizkynata Oktafandy meninggal, sementara ST dan AD selamat.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi