RADARSEMARANG.ID, Semarang — Viral link video syur 5 menit yang diduga dibuat oleh seorang guru bernama Bu Guru Salsa.
Mengetahui video syurnya viral, Bu Guru Salsa mantan guru sekolah dasar di Jember Jawa Timur ini klarifikasi melalui story di akun Tik Toknya.
Salsa ternyata warga Ambulu Jember ini membeberkan kronologis tersebarnya belasan video syurnya.
Salsa akhirnya menuliskan 21 hal penting sebagai klarifikasinya.
Klatirifikasi SS ditulis menjadi 12 lembar dan diposting menjadi satu unggahan di media sosial TikTok.
Mungkin banyak warganet yang kebingungan terkait alasan kenapa link video tersebut begitu viral dan diburu oleh banyak warganet saat ini.
Bahkan, hingga saat ini pun masih banyak warganet yang belum menemukan keaslian link video Bu Guru Salsa dan berakhir penasaran akan isinya.
Guru tersebut dinilai cukup aktif di media sosial terutama TikTok dimana dia sering mengunggah keakrabannya bersama murid-muridnya.
Karena dianggap mirip dengan sosok yang tengah viral, netizen syok dan juga mencari tahu kebenerannya, apakah sosok yang viral tersebut adalah Bu Guru Salsa yang ramai di TikTok atau bukan.
Kendati demikian, tidak heran apabila banyak netizen yang mencari link video viral Bu Guru Salsa untuk membuktikan kebenarannya dan juga menjawab rasa penasaran para warganet.
Bu Guru Salsa adalah TikToker yang banyak membuat konten di kelas bersama anak-anak muridnya, berdasarkan pantauan sosial media Bu Guru Salsa memiliki 2 akun TikTok dengan nama @sissalsaa dan @cc_salsaa.
Setelah menyelesaikan pendidikannya, Caca mengabdikan diri sebagai guru honorer di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Jember.
Selain mengajar, ia aktif di media sosial, khususnya TikTok, dengan akun @sissalsaa.
Melalui platform tersebut, ia sering membagikan momen-momen mengajarnya dan interaksi hangat dengan murid-muridnya.
Kontennya yang edukatif dan menyenangkan membuatnya memiliki lebih dari 200.000 pengikut.
“Aku habis putus dari mantan pacar 7 bulan sebelum kejadian. Setelah putus/jomblo, aku kebetulan diminta untuk mendampingi ibu mengikuti pelatihan online selama 6 bulan. Mulai dr menjadi asisten ibu untuk mengikuti zoom pagi - sore, dan malamnya menemani ibu mengerjakan tugas, karena aku cukup bisa mengoperasikan komputer untuk menuliskan ide-ide atau tugas yg ibu utarakan.” ujarnya
Baca Juga: Pertamina VR46 Launching Tim MotoGP 2025 di Jakarta, Berkah Valentino Rossi Berharap Juara Dunia
Seperti diketahui, seorang guru honorer sekolah dasar berinisial SS ini diduga membuat dan menyebarkan video tersebut.
Guru berhijab ini diketahui menjadi mengajar di salah satu SD Negeri di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Sejumlah video pamer aurat yang diduga dibuat sendiri dan dibagikan melalui media sosial itu kini banyak beredar luas.
Bahkan, beberapa di antaranya juga mengenakan pakaian dinasnya sebagai guru hingga pose saat mandi di rumahnya yang tidak patut untuk ditiru.
Kepala Dinas Pendidikan Jember telah membenarkan bahwa video syur yang beredar itu adalah Guru Tidak Tetap (GTT) di salah satu SD Negeri di Ambulu, Jember.
“Memang benar dia guru di Jember. Namun statusnya guru tidak tetap dan sudah mengundurkan diri, “ jelas Hadi Mulyono, Kepala dinas pendidikan kabupaten Jember.
Polres Jember juga langsung gercep melakukan penyelidikan lebih lanjut atas peredaran video tidak senonoh tersebut.
“Kita masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut, “ ujar AKP Angga Riatma, Kasat Reskrim Polres Jember.
Kini, SS membuat klarifikasi untuk diketahui publik, mengingat sudah jutaan orang telah menonton video yang direkamnya sendiri itu.
Terkini terkuak Salsa ternyata lulus berkas Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Nama guru perempuan tersebut masuk 3.844 pelamar yang lulus seleksi administrasi PPPK Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember Pra Sanggah.
Tampak, perempuan ini mengambil formasi tenaga teknis administrasi perkantoran di Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ambulu, Jember.
Hal tersebut berdasarkan hasil seleksi berkas PPPK Pengumuman Nomor:800.1.2.2/664/35.09.414/2025 yang ditandatangani Plt Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman pada 13 Februari 2025.
Terkait hal ini, Panitia Seleksi Daerah (Panselda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur angkat bicara.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Pemkab Jember, Sukowinarno mengaku telah menindak lanjuti informasi ini.
Menurutnya, Panselda rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemkab Jember telah meminta konfirmasi dari kepala sekolah tempat guru perempuan ini mengajar.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi D DPRD Jember, Mufid meminta, Dinas Pendidikan (Dispendik) segera mengambil langkah tegas.
“Dan di dalam seleksi (PPPK) harus berhati-hati, jangan sampai diulangi,” ujarnya.
Menurutnya, munculnya video tak senonoh guru perempuan tersebut telah mencoreng dunia pendidikan.
Sebab dikhawatirkan akan dicontoh anak didiknya.
“Karena guru kan digugu (dipatuhi) dan ditiru, dan harus jadi teladan bagi murid-muridnya,” ujar Mufid.
Mufid menilai, adanya video tak senonoh guru menambah masalah dalam sistem pendidikan di Jember, di tengah pemerintah melakukan efisiensi anggaran.
“Kebijakan pemerintah efisiensi dan sekarang ditambah adanya oknum guru,” ujarnya.
Sejak viral video syur mirip Bu Guru Salsa, dua akun TikToknya @sossalsaa dan @cc_salsaa sudah lama tak aktif lagi.
Bahkan komentar di postingannya pun sudah dinonaktifkan.
Meskipun sudah tak aktif dia masih memposting ulang postingan dari orang lain di akun TikTok @sissalsa.
akun TikTok @sissalsaa diketahui telah menonaktifkan kolom komentar, kemungkinan untuk menghindari berbagai spekulasi dan komentar negatif dari warganet.
Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menjaga privasi dan mengurangi tekanan publik yang semakin meningkat.
Sebelum videonya viral, Dia sering melakukan live streaming untuk interaksi langsung dengan pengikutnya.
Ditengah kepopulerannya, beredar sejumlah tautan video dengan klaim kontroversial yang dikaitkan dengan Bu Guru Salsa.
Bahkan beberapa warganet menyebut lima tautan video dengan judul, seperti “Bu Guru Salsa Viral New”.
Kasus yang menimpa Bu Guru Salsa menjadi refleksi bagi kita semua tentang betapa cepatnya informasi dapat menyebar di era digital, serta pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi setiap informasi yang beredar.
Sebagai pengguna internet yang bijak, kita dituntut untuk selalu memverifikasi kebenaran informasi sebelum menyebarkannya dan senantiasa menghormati privasi serta reputasi individu lain.
Mari kita jadikan dunia maya sebagai tempat yang positif dan aman bagi semua. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi