RADARSEMARANG.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melantik 961 Kepala Daerah, baik Gubernur dan wakilnya maupun Bupati/Walikota serta wakilnya di Istana Negara, Jakarta, Kamis pagi (20/2/25).
Yang cukup menarik dari ratusan Bupati yang di lantik sebagai Kepala Daerah untuk periode 2025-2030, terdapat sosok Bupati yang sangat sederhana, jika ditilik dari jumlah kekayaan yang di milikinya.
Siapa bupati termiskin tersebut?
Ternyata dia adalah Bupati yang berasal dari Jawa Tengah, tidak terlalu jauh dari kota Semarang. Tepatnya Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, yang pada periode sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Purworejo.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Yuli Hastuti hanya memilik harta kekayaan sebesar Rp 367.510.958,-.
Sebuah angka yang tergolong sangat kecil untuk seorang Bupati, apalagi dia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati.
Yang menarik, Bupati Purworejo yang baru ini, dilaporkan tidak memiliki aset properti berupa rumah atau tanah. Rumah yang ditempatinya saat ini, merupakan rumah peninggalan almarhum suaminya.
Meskipun tidak memiliki aset properti, Yuli Hastuti memiliki beberapa kendaraan, yaitu satu unit mobil, satu unit motor, dan tujuh unit sepeda.
Meski tidak memiliki kekayaan berlimpah laiknya kepala daerah lain, ini menunjukkan bahwa dirinya bukanlah seorang pemimpin yang di ukur dari seberapa banyak harta yang di miliki.
Menjadi bupati adalah bentuk pengabdiannya kepada masyarakat, bukan sarana untuk memperkaya diri. Nilai-nilai ini, menurutnya, diwariskan oleh mendiang suaminya yang juga seorang pemimpin.
Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Bupati Purworejo pada periode 2016-2021 dan 2021-2024.
Dalam perjalanan kariernya, Yuli telah menunjukkan dedikasi yang tinggi terhadap masyarakat Purworejo, meskipun tanpa harta yang berlimpah. Sehingga tak heran, dia dipilih warga Purworejo untuk menjadi Bupati.
Jika Yuli Hastuti bupati termiskin yang dilantik Prabowo, lantas siapa Bupati terkaya yang juga sama-sama dilantik bareng Yuli Hastuti?.
Ternyata Bupati terkaya jatuh pada Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, dengan harta kekayaannya yang super fantastis, yakni mencapai Rp 395 miliar.
Berdasarkan LHKPN yang dilaporkan ke KPK pada 26 Maret 2024, sumber kekayaan yang dimiliki Eep, berasal dari 217 aset tanah dan bangunan yang totalnya mencapai Rp328 miliar atau tepatnya Rp328.164.957.000.
Aset tanah dan bangunan yang dimiliki oleh Aep Syaepuloh berada di beberapa wilayah Jawa Barat, seperti Kabupaten Karawang, Purwakarta, dan Subang.
Selain aset tanah dan bangunan, Bupati Karawang terpilih ini juga melaporkan alat transportasi berupa motor dan mobil dengan total senilai Rp6,4 miliar.
Melihat harta kekayaan antara Bupati Purworejo dan Bupati Karawang, rasanya sangat jomplang, bagaikan bumi yang paling dasar dengan langit paling tinggi.
Tapi ukuran keberhasilan seorang pemimpin seperti Bupati, jelas bukan seberapa banyak kekayaan yang dimilikinya.
Buat apa Bupati kaya raya, tapi rakyatnya masih banyak yang miskin, daerahnya menjadi daerah tertinggal.
Jabatan seperti Bupati adalah amanah dari rakyat yang harus dipertanggung jawabkan, karena itu menjadi kepala daerah bukanlah ajang untuk menambah kekayaan,tapi bagaimana menjalankan amanah untuk rakyat. (sls/bas)