Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Imbas Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Dihujani Kritikan Warganet hingga Desakan Mundur

Aris Hariyanto • Jumat, 7 Februari 2025 | 12:35 WIB
Kelangkaan gas LPG 3 kg memicu tanggapan luar biasa oleh warganet di platform media sosial X.
Kelangkaan gas LPG 3 kg memicu tanggapan luar biasa oleh warganet di platform media sosial X.

RADARSEMARANG.ID - Belum lama ini kebijakan baru terkait distribusi gas LPG 3 kg melalui pengecer masih ramai diperbincangkan.

Di media sosial, warganet tampak menyoroti imbas kelangkaan gas LPG 3 kg yang konon berasal dari kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Hal tersebut kini membuat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjadi sorotan dan terpantau dihujani kritikan keras dari warganet.

Menurut warganet, kebijakan tersebut dianggap tidak memahami kebutuhan dasar masyarakat, terutama mereka yang hidup di daerah terpencil.

Berdasarkan pantauan, banyaknya protes dan demonstrasi di media sosial, membuat Presiden Prabowo Subianto diketahui telah turun tangan.

Presiden Prabowo Subianto akhirnya memerintahkan agar penjualan LPG 3 kg dapat dilakukan lagi melalui pengecer seperti biasanya.

Namun, nama Bahlil Lahadalia seolah menjadi identik dengan kebijakan yang membuat rakyat menderita terkait distribusi gas LPG 3 kg melalui pengecer.

Bahkan, dalam sebuah video yang viral di media sosial, Bahlil tampak dimarahi rakyat yang kesusahan mendapat gas LPG 3 kg.

“Rakyat sudah bayar pajak, tapi susah karena kebijakan pemerintah. Padahal juga beli lho, tidak gratis,” tulis warganet pengunggah video tersebut.

Kelangkaan gas LPG 3 kg ini tampak memicu tanggapan luar biasa oleh warganet di platform media sosial X.

Kritik terhadap kebijakan ini juga terpantau banyak pengguna yang berpendapat pembuat kebijakan tidak memperhitungkan kondisi realita masyarakat.

Beberapa pengguna platform X seperti menyatakan rasa frustrasi mereka dengan kalimat sarkastis dan meluapkan kemarahan yang jelas.

Mereka menyoroti bahwa kebijakan dari Bahlil ini tidak hanya menyulitkan, tetapi juga menyengsarakan masyarakat.

“Gara gara kebijakan Pak Bahlul, banyak orang kesusahan cari GAS LPG 3KG, bahkan harus antri panjang berjam jam, panas"an bahkan keujanan untuk bisa dapat GAS LPG 3KG 1. Ini yang dinamakan kebijakan?,” tulis warganet @vr****t.

Selain itu, ada juga desakan warganet yang meminta Bahlil untuk mengundurkan diri atau dipecat dari jabatannya.

Menurut mereka (warganet), Bahlil tidak kompeten dalam menangani situasi kelangkaan gas LPG 3 kg ini.

Seorang warganet @_ikh*****n mengatakan “Kenapa dibiarkan aja tuh Pak Bahlil yang buat warga sengsara keliling nyari gas LPG 3 kg. Harusnya di Pecat jadi Menteri tak berguna begitu”.

“Karena kebijakan blunder masyarakat jadi korban. Belum lagi kami di wilayah perbatasan yg belum ada Pangkalan Gas LPG 3kg terdaftar,” lanjutnya.

Meski demikian, banyak warganet yang terpantau masih meluapkan rasa kecewa terhadap Bahlil hingga desakan untuk dipecat dari jabatan.

Bahkan, terdapat aksi demo buruh pada 5 Februari 2025 yang menuntut pemecatan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, karena dianggap gagal mengatasi kelangkaan gas LPG 3 kg.

Editor : Baskoro Septiadi
#imbas kelangkaan gas LPG 3 kg #distribusi gas LPG 3 kg #media sosial #menteri esdm #bahlil lahadalia #warganet #Demo Buruh #kalimat sarkastis #kelangkaan gas lpg 3 kg #gas lpg 3 kg