RADARSEMARANG.ID – Bagi yang ingin mendaftar dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025. Untuk memperhatikan daya tampung di setiap Perguruan Tinggi Negeri se Indonesia.
Dengan melihat daya tampung, calon peserta bisa mengetahui kuota SNBP 2025 per prodi di 76 perguruan tinggi termasuk daya tampung di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Indonesia.
Bagi para calon peserta SNBP 2025 bisa mengetahui daya tampung yang sudah disiapkan di program studi jenjang Diploma Tiga (D3), D4 atau Sarjana Terapan, serta Sarjana (S1).
Cek Daya Tampung SNBP 2025
Selain klik link https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/snbp/daftar-ptn-snbp, berikut cara cek daya tampung SNBP 2025:
Buka https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/
Klik garis tiga di kiri atas
Pilih SNBP
Pilih Daya Tampung SNBP 2025
Tunggu sampai muncul daftar perguruan tinggi
Cari atau gunakan fitur find in page pada browser untuk menemukan PTN tujuan
Klik tombol biru Lihat Prodi
Cek daya tampung prodi SNBP 2025 di prodi incaranmu.
Namun, sebagai pengingat saat ini sejumlah perguruan tinggi negeri masih belum menampilkan daya tampung di masing-masing prodinya.
Maka, jika ada calon peserta yang melihat peringatan (sedang dalam proses) itu pada kolom daya tampung 2025. Harap ditunggu.
Seperti hal nya di Institut Teknologi Bandung (ITB). Diakses Kamis (23/1/2025) pukul 11.00 WIB, daya tampung SNBP 2025 di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam-IPA (FMIPA-IPA) ITB bertuliskan keterangan (sedang dalam proses).
Lalu perhatikan, prodi-prodi yang dibuka pada perguruan tinggi tujuanmu untuk memastikan pilihanmu.
Sebagai contoh, ITB membuka pilihan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) dan Fakultas Seni Rupa dan Desain-Kampus Cirebon (FSRD-C) dengan daya tampung SNBP 2025 yang berbeda, yakni 108 mahasiswa dan 43 mahasiswa.
Diketahui, selain di ITB Kampus Cirebon berada di ITB Kampus Ganesa, Bandung.
Detikers juga bisa mencari tahu perbedaan atau keunikan yang ditawarkan di masing-masing prodi pada lokasi kampus yang berbeda di satu PTN yang sama, misalnya dengan mengecek situs resmi perguruan tinggi tersebut maupun media sosial resminya.(dka/bas)
Editor : Baskoro Septiadi