RADARSEMARANG.ID – Awal tahun 2025 merupakan kesempatan yang baik untuk para pelajar yang ingin mendapatkan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2025.
Beasiswa ini diperuntukkan bagi masyarakatatau pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih baik tanpa memikirkan biaya.
Dalam pemberian beasiswa LPDP 2025 tahap 1 ini, semua biaya akan ditanggung oleh pemerintah meliputi, pendidikan, transportasi,asuransi dan kebutuhan lainnya.
Tentu perlu diingat, semua biaya untuk pendidikan selanjutnya dapat diperoleh jika lolos dalam seleksi LPDP 2025.
Lantas, kapan pendaftaran beasiswa LPDP 2025 dibuka?
Dari informasi yang diperoleh melalui laman resmi LPDP. Pendaftaran akan dilakukan sebanyak 2 tahap, yakni di bulan januari dan februari.
Begini alur pendaftaran beasiswa LPDP 2025 tahap 1
Sebelum dinyatakan lolos dalam program beasiswa LPDP 2025. Para pendaftar harus mengikuti 3 jenis seleksi yang sudah disiapkan oleh pemerintah.
Seleksi Administrasi
Pada tahap awal ini peserta harus mengunggah sejumlah dokumen dan mengisi formulir pendaftaran sesuai ketentuan yang telah diterbitkan.
Salah satu dokumen yang harus dipersiapkan tersebut umumnya berupa surat rekomendasi, sertifikat bahasa Inggris, dan Letter of Acceptance (LoA) yang sesuai dengan ketentuan LPDP.
Seleksi Bakat Skolastik
Setelah tahap administrasi, peserta kemudian akan melalui seleksi bakat skolastik. Seleksi ini merupakan tes yang mengukur kemampuan kognitif, intelegensi, dan bakat calon penerima beasiswa LPDP.
Biasanya, seleksi bakat skolastik terdiri dari Tes Kemampuan Verbal, Tes Kemampuan Kuantitatif, Tes Penalaran Logis, Tes Analisis dan Penalaran, dan Tes Kepribadian.
Seleksi Substansi
Seleksi ini merupakan seleksi terakhir berupa wawancara mendalam untuk menguji kemampuan dan kesiapan peserta menerima beasiswa.
Peserta nantinya akan diwawancarai mengenai keilmuan, kontribusi kepada bangsa dan negara, serta komunikasi sosialnya pada tahap ini.
Berkaitan dengan syarat, saat ini Pemerintah belum mengeluarkan syarat secara resmi. Namun, secara luas terkait dengan persyaratan akan ditetapkan oleh LPDP setiap tahunnya tidak jauh berbeda. Merujuk pada ketentuan tahun 2024, berikut syarat umum pendaftaran beasiswa LPDP:
Warga Negara Indonesia
Baca Juga: Kota Semarang Darurat Gengster, Tawuran Bikin Warga Panik
Telah menyelesaikan studi: program diploma empat (D4) atau sarjana (S1) untuk beasiswa magister; program magister (S2) untuk beasiswa doktor, atau diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor.
Bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
Memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan, dan Memenuhi seluruh kriteria persyaratan sebagai pendaftar doktor (S3)
Pendaftar yang telah menyelesaikan studi magister (S2) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa magister dan pendaftar yang telah menyelesaikan studi doktor (S3) tidak diizinkan mendaftar pada program beasiswa doktor.
Bagi pendaftar jenjang doktor pada semua program Beasiswa LPDP yang merupakan lulusan dokter spesialis atau dokter subspesialis dapat menggunakan transkrip nilai dokter spesialis atau dokter subspesialis sebagai bukti pemenuhan syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada masing-masing program.
Bagi pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan:
Hasil penyetaraan ijazah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kementerian Agama melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraan ijazah/
Hasil konversi IPK dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui laman https://piln.kemdikbud.go.id/ atau Kementerian Agama melalui laman https://diktis.kemenag.go.id/penyetaraanijazah/
Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) dapat mendaftar dengan ketentuan berikut:
Mendaftar pada program studi dan/atau perguruan tinggi tujuan yang berbeda dari yang sedang ditempuh;
Pendaftar yang lulus seleksi substansi wajib membuat dan menandatangani surat pengunduran diri yang ditujukan kepada perguruan tinggi atas program studi yang sedang ditempuh serta menyampaikan surat tersebut kepada LPDP paling lambat 2 (dua) pekan setelah diumumkan lulus seleksi substansi;
Pendaftar wajib untuk menyerahkan surat pemberhentian resmi dari program studi atau perguruan tinggi sebelum penandatanganan surat pernyataan Penerima Beasiswa;
Bagi pendaftar yang lulus seleksi substansi dan tidak memenuhi ketentuan tersebut di atas, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa;
Bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dan mendapat gelar sebelum pengumuman seleksi substansi, maka LPDP dapat membatalkan statusnya sebagai Calon Penerima Beasiswa.
Pendaftar yang sedang menempuh studi (on going) dokter spesialis/dokter subspesialis dapat mendaftar program magister/doktor atau sebaliknya dengan ketentuan:
Pendaftar yang pernah menempuh studi namun tidak menyelesaikan studi pada program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri dapat mendaftar Beasiswa LPDP di jenjang studi yang sama dan dibuktikan dengan surat pemberhentian/ sejenisnya sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi tersebut.
Melampirkan surat rekomendasi sesuai dengan persyaratan masing-masing program yang diterbitkan paling lama 1 (satu) tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa.
Bagi pendaftar berstatus PNS dan CPNS di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditujukankepada LPDP sekurang-kurangnya dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/ pengembangan SDM pada Kementerian/ Lembaga atau Pemerintah Daerah tempat pendaftar bekerja dengan ketentuan:
Mengusulkan atau merekomendasikan pendaftar untuk mengikuti program Beasiswa LPDP; dan Mencantumkan Nama Lengkap serta Nomor Induk Pegawai (NIP) pendaftar
Bagi pendaftar berstatus prajurit TNI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes TNI/ TNI AD/ TNI AL/ TNI AU untuk mengikuti program beasiswa LPDP.
Bagi pendaftar berstatus anggota POLRI di semua program beasiswa LPDP wajib melampirkan surat usulan atau surat rekomendasi yang ditujukan kepada LPDP sekurang-kurangnya pejabat yang membidangi pembinaan SDM pada Mabes POLRI untuk mengikuti program beasiswa
Memilih Perguruan Tinggi Tujuan dan program studi sesuai dengan ketentuan
Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler atau kelas yangditetapkanolehLPDP, dan tidak diperuntukkan untuk kelas- kelas sebagai berikut:
Kelas Eksekutif
Kelas Khusus
Kelas Karyawan
Kelas Jarak Jauh
Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk
Kelas Internasional bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri;
Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 (satu) negara perguruan tinggi, atau
Kelas lainnya yang tidak memenuhi ketentuan LPDP.
Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP (poin-poin terlampir).
Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran.
Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.
Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar program pendidikan doktor.
Jika pendaftar memiliki publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi maka pendaftar mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi pada aplikasi pendaftaran.
Link dan Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025
Pendaftaran beasiswa LPDP 2025 dilakukan secara daring melalui laman resmi beasiswa LPDP. Klik link berikut untuk mendaftarkan diri:
https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
Begini cara mendaftar lewat akun ;
Masuk ke laman pendaftaran https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
Jika belum punya akun, klik 'daftar di sini'
Isi formulir daftar akun yang mencakup informasi akun dan informasi pribadi
Masukkan kode verifikasi, kemudian klik 'buat akun'
Setelahnya, masuk lagi ke laman pendaftaran
Masuk dengan email atau WhatsApp yang sudah didaftarkan
Begitu masuk, laman akan meminta sejumlah informasi, dokumen, dan berkas
Lengkapi dokumen yang diminta kemudian unggah ke laman LPDP
Klik 'beasiswa' lalu klik 'status' di bagian atas laman
Pilih 'daftar beasiswa', kemudian pilih jenis beasiswa lalu klik 'daftar'
Selanjutnya, validasi foto dengan cara klik centang di bagian bawah laman, kemudian pilih 'daftar beasiswa'
Setelahnya, lengkapi seluruh informasi dan kelengkapan administrasi yang diminta laman
Pastikan setelahnya klik 'submit' pada pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi
Pastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan atau yang sejenis masih dalam masa berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan LPDP
Bagi para pendaftar yang ingin mendaftar dalam program beasiswa LPDP 2025 bisa melakukan persiapan dengan mendaftarkan akun terlebih dahulu. (dka/bas)
Editor : Baskoro Septiadi