Di Blora, markas MPC Pemuda Pancasila yang berlokasi di daerah Ngawen, Blora, di serang puluhan anggota GRIB Jaya, yang tidak terima Posko mereka di geruduk anggota PP.
Dalam insiden ini, beberapa anggota Pemuda Pancasila terluka dan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan.
Di Medan, bentrokan juga terjadi di kota Medan, saat massa dari ormas Pemuda Pancasila melakukan penyerangan terhadap massa GRIB Jaya, yang di balas ormas yang di bentuk mantan tokoh preman Tanah Abang, Hercules itu.
Di kota kembang, Bandung, puluhan massa yang menggunakan atribut GRIB Jaya, menyerang kantor Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila, Jawa Barat. Mereka merusak fasilitas dan kendaraan yang terparkir di halaman kantor PP.
Peristiwa bentrokan di Bandung ini mengakibatkan 2 orang mengalami luka-luka dan 3 kendaraan rusak, bahkan dalam video yang banyak beredar, aparat keamanan TNI/Polri semapat kewalahan melerai bentrokan kedua ormas itu.
Pasca bentrok Pemuda Pancasila versus GRIB Jaya, ramai beredar di media social, video ketua umum GRIB Jaya, Hercules, yang memberikan perintah ke seluruh anggotanya.
“Ratain..ratain itu kantornya..mana itu PP, yah he itu PP apa itu PP atau datengin ke kantornya ya” ucap Hercules singkat seperti dalam tangkapan laya video yang beredar di X.
Di Kabupaten Blora, pasca bentrokan, kedua tokok pimpinan ormas Pemuda Pancasila dan GRIB Jaya, bertemu dengan di fasilitasi Forkompimda kabupaten Blora dan Direktur Intelkam Polda Jateng. Dalam pertemuan itu, keduanya sepakat berdamai.
Bentrokan yang terjadi pada hari senin dan menciptakan ketegangan di Blora, menurut keduanya adalah bentrokan yang pertama dan terakhir. Mereka juga menyatakan akan menjaga wilayah kabupaten Blora kembali kondusif.
Bentrokan antar kedua ormas di Blora itu bermula dari aksi yang di lakukan massa Pemuda Pancasila yang mempertanyakan legalitas Ormas GRIB Jaya.
Demo penolakan di depan Posko GRIB Jaya itu kemudian berbuntut dengan aksi penyerangan yang di lakukan massa GRIB Jaya.
Dalam bentrokan di beberapa Lokasi di Blora itu, aparat gabungan TNI/Polri sempat mengamankan beberapa orang pelaku yang hendak melakukan penyerangan. Sebagian dari mereka bahkan sempat mendapat tindakan keras dari aparat keamanan.
Sementara untuk menjaga kondusivitas di wilayah Blora, aparat Kepolisian di bantu Brimob dan TNI bersenjata lengkap, melakukan patrol skala besar di wilayah kabupaten Blora, untuk mencegah bentrkan susulan agar tidak semakin meluas.
Bentrokan antara ormas Pemuda Pancasila vs GRIB Jaya sempat membuat resah warga Blora, mereka sempat ketakutan saat puluhan anggota kedua ormas, mencoba melakukan penyerangan ke markas lawan.
Aparat keamanan Polres Blora yang di bantu personel TNI sempat kewalahan, saat massa mencoba menyerang pihak musuh. Namun, situasi kembali kondusif, setelah beberapa dari mereka di tangkap dan di naikan ke truk polisi untuk di amankan. (sls/bas)
Editor : Baskoro Septiadi