Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dikira Boneka Ternyata Mayat Bayi Terombang-ambing di Pintu Air

Deka Yusuf Afandi • Senin, 9 Desember 2024 | 23:28 WIB

 

Petugas mengevakuasi jasad bayi laki laki dari pintu air Desa Sedayu, Senin (9/12/2024).
Petugas mengevakuasi jasad bayi laki laki dari pintu air Desa Sedayu, Senin (9/12/2024).

RADARSEMARANG.ID – Warga yang berada di Desa Sedayu, Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, mendadak gempar.

Lantaran ditemukan sesosok bayi yang tewas mengambang di pintu air sungai Desa Sedayu pada Senin (9/12/2024) pagi.

Semula, warga sekitar tidak curiga dengan bentuk Bayi tersebut. Karena nampak mirip boneka yang terombang-ambing di pintu air.

Namun, usai di lihat secara jelas, sesosok bayi tersebut ternyata bukanlah boneka melainkan anak manusia.

Kapolsek Gemuh, AKP Zarkoni mengungkapkan mayat bayi tersebut ditemukan oleh dua orang yang sedang mencari sampah di sekitar pintu air Desa Sedayu.

“Tadi sekitar pukul 08.00 WIB, kami mendapatkan laporan ada jasad bayi yang ditemukan warga di pintu air sungai desa Sedayu. Untuk jenis kelaminnya laki-laki,” katanya.

Ketika ditemukan oleh warga, tali pusar mayat bayi itu masih menempel di tubuh bayi tersebut.

“Karena rasa penasaran, saksi ini mengajak warga lain untuk mengecek bangkai tersebut dengan menggunakan bambu, ternyata setelah dibalik bangkai tersebut adalah mayat bayi,” lanjutnya.

Pihaknya menambahkan jika melihat kondisi jasad bayi laki-laki itu, diduga berusia satu atau dua hari.

“Ya kalau kondisinya masih ada tali pusarnya dan dugaannya usia bayi masih satu atau dua hari,” jelasnya.

Setelah mendapat laporan dari warga, petugas berkoordinasi dengan BPBD Kendal mendatangi lokasi penemuan dan melakukan evakuasi terhadap jasad bayi tersebut.

“Dari laporan tersebut, kami koordinasi dengan BPBD Kendal dan mendatangi TKP dan melakukan evakuasi jasadnya,” tambahnya.

Jasad bayi laki-laki itu dibawa ke kamar mayat RSUD Suwondo Kendal.

Sementara itu, petugas polsek Gemuh juga memeriksa dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Jasadnya kemudian kami bawa ke kamar mayat RSUD Suwondo Kendal. Kami akan periksa dan mintai keterangan sejumlah saksi terkait temuan tersebut,” ungkapnya.
Zarkoni menduga jasad bayi yang dibuang ke sungai itu merupakan hasil hubungan gelap.

“Dugaan sementara kami, bayi tersebut merupakan hasil dari hubungan gelap,” pungkasnya. (dka)

Editor : Tasropi
#kendal #Penemuan bayi #Gemuh #bayi kendal