RADARSEMARANG.ID – Profesi guru merupakan pekerjaan yang mulia, bagaimana tidak sebagai tenaga pendidik di sekolahan.
Para guru ini juga memiliki tugas untuk mendidik, mengajar, membimbing serta mengarahkan peserta didik.
Bahkan, di era sekarang Dimana seorang guru tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga harus menjadi pembimbing yang inovatif.
Seperti guru yang satu ini, sudah 63 tahun mengajar seorang guru bernama Chamimah masih semangat untuk mengajar.
Padahal, dia mengajar hanya digaji sebesar Rp 300 ribu per bulan saja, namun semangatnya masih menggebu-gebu.
Apalagi, Chamimah ini merupakan adik kandung mantan wakil presiden ke 6, Jenderal (Purn) Try Sutrisno.
Kini Chamimah masih aktif mengajar di TK Masa Putra Bakti Surabaya.
Adik wakil presiden Try Sutrisno ini mengaku sudah menjalankan profesinya sebagai guru sejak 1963.
"Dulu itu ngajar di dua tempat. Pagi mengajar di TK lalu siang mengajar SD. Sekarang saya sudah punya cucu dua orang dan usia tak muda lagi, tapi harus semangat menuntut ilmu, kebanyakan anak buah sudah S1 semua, kalau saya tidak meraih itu kan malu. Jadi saya tetap kuliah ya, saya senang kuliah di UM Surabaya, pertama menambah ilmu, kedua lebih banyak teman," katanya.
Pada prosesi wisuda sarjana beberapa tahun yang lalu, Chamimah resmi menyandang gelar sarjana pendidikan (S.Pd).
Baca Juga: Berikut Tata Cara dan Syarat Melamar PPK 2024, Simak di Bawah Ini
Untuk persiapan wisuda pun tidak ribet, karena Chamimah sudah terbiasa sholat tahajud malam hari, jadi memudahkannya untuk beraktivitas lebih giat lagi saat pagi hari.
Chamimah pernah mengajar sebagai guru sekolah dasar di tahun 1977-2001.
Memasuki masa pensiun sebagai guru SD, Chamimah memilih tidak melepas pekerjaannya karena ingin mengabdi dan berbagi ilmu kepada anak-anak.
Mendapatkan gaji perbulan hanya Rp 300.000-Rp 500.000 tentu Chamimah tidak cukup untuk transportasi sehari-hari.
Namun, semangat Chamimah tak mengenal lelah meskipun usianya tak lagi muda,
Chamimah tetap mendedikasikan ilmu yang dia punya sebagai pengajar.
Semangatnya layak menjadi motivasi untuk anak muda agar tidak lelah menuntut ilmu dan berbagi ilmu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Chamimah berharap, di pemerintahan yang saat ini bisa meningkatkan kesejahteraan dan kelayakan gaji para pendidik di Indonesia. (dka/bas)
Editor : Baskoro Septiadi