Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Dahulu Populer Dipelihara, Kini Ikan Endemik Asia ini Jadi Spesies Invasif yang Mengancam di Perairan Amerika

Aby Genta Putra Prasetya • Sabtu, 30 November 2024 | 04:48 WIB
Potret Ikan Mas Berukuran Raksasa yang Ditemukan di Perairan Amerika
Potret Ikan Mas Berukuran Raksasa yang Ditemukan di Perairan Amerika

RADARSEMARANG.ID- Mungkin bagi masyarakat Indonesia sudah terbiasa untuk mengonsumsi ataupun memelihara ikan mas (Hypophthalmichthys molitrix) yang memang berasal dari negara-negara di Asia.

Kepopuleran ikan mas berawal dari melimpahnya jumlah spesiesnya di berbagai daerah di Indonesia, oleh karena itu tak jarang pula ikan ini menjadi salah satu ikan yang digemari masyarakat untuk dijadikan kudapan ataupun peliharaan yang menghiasi aquarium.

Beberapa contoh makanan yang menggunakan bahan dasar ikan mas adalah pepes ikan, gulai, ikan mas asap, pesmol ikan mas dan lain sebagainya.

Ikan ini merupakan spesies yang meskipun banyak terdapat di Indonesia, namun bukanlah spesies endemik asli negara ini.

Diketahui bahwa orang Indonesia mulai mengembangbiakkan ikan mas sejak tahun 1981 dan pertama kali diternakkan di wilayah Jawa Barat.

Sedangkan tempat asal ikan mas/common carp adalah dari perairan China. Awalnya ikan ini menjadi bahan baku untuk hidangan tradisional makanan khas Negeri Tirai Bambu tersebut dan menyebar hingga Vietnam.

Namun meskipun banyak memiliki manfaat bagi masyarakat, dibelahan bumi lain tepatnya di Benua Amerika, kini ikan mas menjadi salah satu spesies invasif yang mengancam ekosistem asli disana.

Ikan ini memang terkenal dengan kemampuannya bertahan hidup di berbagai ekosistem serta gampang untuk menyesuaikan diri terhadap makanan yang dapat ia temukan di lingkungan baru.

Di negara Paman Sam tersebut, ikan mas lebih umum disebut sebagai Asian Common Carp, namun karena unsur rasisme yang sempat dipikirkan oleh pemerintahan Amerika, nama tersebut dikurangi menjadi hanya Common Carp.

Salah satu negara bagian di AS yang kewalahan berkat berkembang biaknya spesies ikan tersebut adalah Minnesota. Karena banyaknya wilayah danau disana, ikan mas tumbuh pesat sehingga disebut warga sekitar sebagai hama.

Pemerintah lewat akun resminya sempat menghimbau para masyarakat untuk tidak membuang ikan mas peliharaan mereka ke danau-danau yang ada di Minnesota.

Kebanyakan dari ikan-ikan ini merupakan hewan peliharaan yang dilepaskan oleh pemiliknya entah karena bosan atau tubuhnya yang sudah tidak cukup berada di aquarium rumahan.

Baca Juga: Spesies Katak Pohon Jacobson yang Hampir Punah Hanya Dapat Ditemukan di Gunung Ungaran, Seperti Ini Penampakannya

Para ikan mas yang dilepaskan ini menjadi liar dan bahkan membentuk koloni baru yang menguasai perairan lokal lalu berkembang jadi spesies invasif yang bersaing dengan ikan-ikan asli.

Pertumbuhan individu ikan mas dewasa yang sangat besar juga merupakan problem lain yang dihadapi pemerintah. Saking besarnya bahkan ikan mas dewasa bisa mencapai ukuran sebesar lengan manusia dewasa.

Perkembangan spesies ikan mas disebut membahayakan spesies lokal melaui parasit yang dibawa dan nafsu makan ikan ini yang disebut cukup rakus. Di beberapa daerah, ikan mas disebut membahayakan perkembangan hidup Salmon sebagai ikan endemik Amerika.

Saat digunakan sebagai ikan konsumsi pun pemerintah merasa kesulitan membujuk masyarakat Amerika mengonsumsi ikan mas dikarenakan mayoritas warga yang kurang menyukai rasa daging dari ikan mas tersebut.

Sebagai solusinya, pemerintah Amerika disebut melakukan penyebaran benih ikan karnivora lokal macam panfish dan bass yang disebut efektif dalam mengendalikan populasi ikan mas disana.

Source: National Geographic, Quora, Minnesota Aquatic Invasive Species

Editor : Baskoro Septiadi
#Invasi Ikan Asia #Ikan Endemik Asia #Spesies Invasif Asia #Spesies Ikan Endemik Asia #Ikan Raksasa Amerika