Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ahmad Luthfi Menang karena Diusung Koalisi Gemuk hingga Cawe-Cawe Jokowi

Pratono • Kamis, 28 November 2024 | 20:07 WIB
Jokowi hadir di kampanye terakhir pasangan calon Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi - Taj Yasin di Simpang Lima Semarang, Sabtu (23/11/2024).
Jokowi hadir di kampanye terakhir pasangan calon Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi - Taj Yasin di Simpang Lima Semarang, Sabtu (23/11/2024).

RADARSEMARANG.ID--Pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen diperkirakan akan memenangi Pilgub Jateng 2024.
Hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei menempatkan pasangan nomor urut 02 ini lebih unggul dari Andika Perkasa – Hendrar Prihadi.
Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen mendapatkan suara di kisaran 58-59 persen.
Sedangkan Andika Perkasa – Hendrar Prihadi meraih 41-42 persen suara.
Pengamat Politik UIN Walisongo Semarang M. Kholidul Adib menyampaikan, berdasar survei dari banyak pihak, paslon Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen digadang-gadang bakal menang di Pilgub Jateng.
“Sesuai prediksi banyak pihak, paslon Luthfi – Yasin akan memenangkan Pilgub Jateng 2024,” jelas Adib kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (27/11).
Adib membeberkan beberapa alasan paslon nomor urut dua ini bisa menang di Pilgub Jateng.
Salah satunya turunnya Presiden Ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo ke lapangan untuk menyapa langsung masyarakat.
“Faktor terbesar adalah paslon Ahmad Luthfi - Taj Yasin diusung koalisi partai gemuk KIM plus (non PDI Perjuangan) juga mendapat dukungan penuh dari mantan Presiden Jokowi bahkan turun langsung saat kampanye di sejumlah tempat yang menjadi basis PDIP,” ungkapnya.
Turunnya Jokowi langsung ke masyarakat, terutama di daerah basis PDI Perjuangan seperti Solo Raya, Semarang Raya, Banyumas, Brebes, Grobogan, terbukti manjur.
Ditambah Presiden RI Prabowo Subianto juga terang-terangan mendukung paslon nomor urut dua ini.
Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen juga dinilai mampu meyakinkan masyarakat saat perhelatan debat lalu.
Faktor berikutnya ialah dukungan penuh warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk paslon Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen.
Ahmad Luthfi mengaku sebagai warga NU dan alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) saat kuliah di Unair Surabaya seangkatan dengan Khofifah Indar Parawansa yang juga berkompetisi dalam Pilgub Jatim.
Sedangkan Taj Yasin Maimoen merupakan putra KH Maimoen Zubair yakni ulama NU yang sangat berpengaruh di kalangan santri.
“Lebih dari itu juga faktor kuatnya dukungan warga Nahdliyin sebagai kalangan agamis di Jateng yang mendukung Ahmad Luthfi - Taj Yasin,” ungkapnya.
Beberapa waktu lalu para tokoh NU juga bertemu dengan Jokowi di Solo, tentu pertemuan ini berkaitan dengan pilgub.
Alhasil dukungan warga NU yang besar terhadap paslon Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen membuahkan hasil dengan kemenangan mereka.
Di sisi lain paslon Andika Perkasa – Hendrar Prihadi yang diusung PDI Perjuangan sudah berusaha untuk mengambil basis NU.
Tetapi hanya dapat suara kecil dari kantong NU.
Kendati demikian, kata dia, kekuatan PDIP sudah maksimal mendukung Andika Perkasa – Hendrar Prihadi.
Lebih lanjut Adib menyebut, ke depan dinamika politik di Jateng akan keras.
Sebab ada upaya dari partai penguasa (Partai Gerindra atau koordinator KIM plus) untuk mengambil alih sebagai partai penguasa di Jateng.
Partai penguasa perlu kerja keras untuk dapat menumbangkan PDI Perjuangan di pileg 2029.
“Jika pada periode 2025-2030 pemprov Jateng tidak lagi dikuasai PDIP sedangkan Ketua DPRD Jateng masih dari kader PDIP maka akan membuat hubungan eksekutif dan legislatif akan dinamis dan mekanisme check and balances akan berjalan dengan baik,” tandasnya. (kap/ton)

 

Editor : Pratono
#pdi perjuangan #joko widodo #solo #semarang #pilgub jatim #andika perkasa #KIM plus #PMII #khofifah indar parawansa #Ahmad Luthfi #pilgub jateng #UIN Walisongo #quick count #banyumas #Maimoen Zubair #Nahdlatul Ulama #prabowo subianto #JAWA TENGAH #brebes #Grobogan #Hendrar Prihadi #presiden #Taj Yasin Maimoen