Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Diduga Bersama Gamma Rizkynata Okfafandy saat Ditembak, Dua Siswa SMK Negeri 4 Semarang Dikabarkan Trauma

Muhammad Hariyanto • Selasa, 26 November 2024 | 03:35 WIB
Ucapan duka cita dari rekan-rekan Gamma Rizkynata Oktafandy
Ucapan duka cita dari rekan-rekan Gamma Rizkynata Oktafandy

RADARSEMARANG.ID –Siswa SMK Negeri 4 Semarang meninggal, diduga karena ditembak oknum polisi.
Diduga saat kejadian, korban tidak sendirian.
Ada dua siswa lain yang dikabarkan masih trauma dengan kejadian tersebut.
Staf Kesiswaan SMK Negeri 4 Semarang Nanang Agus mengatakan, masih ada dua siswa lagi yang mengalami trauma.
Namun demikian, Nanang belum bersedia menjelaskan tentang trauma yang dimaksud dengan alasan belum diizinkan orangtua siswa untuk bertemu.
"Yang MD (meninggal dunia, red) kelas 11, Teknik mesin. Yang dua (siswa lain) kelas 11 jurusan Tenaga Kelistrikan. Dua temannya juga masih trauma, yang satu masih di rumah sakit Tugu (RSUD Tugurejo), yang satu sudah di rumah," katanya.
"Sekolah juga belum bisa mendapat informasi karena dari pihak keluarga belum mengizinkan untuk ditemui. Pihak sekolah juga tetap menunggu konfirmasi dari orangtua," jelasnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK Negeri 4 Semarang Agus Riswantini mengakui siswa yang meninggal tersebut anak didiknya.
Namun pihaknya belum mengetahui secara persis kejadian yang menyebabkan Gamma Rizkynata Oktafandy (GRO) meninggal.
Ia mengetahui meninggalnya korban dari media sosial.
"Tahunya ya dari media sosial yang berseliweran, terus pihak sekolah konfirmasi ke rumah duka. Tapi sudah ketinggalan, sudah dibawa ke Sragen. Terus bertemu dengan kerabatnya di rumah duka," ungkapnya.
Pihak sekolah telah mendatangi rumah duka melakukan takziah pada Minggu (24/11/2024) usai maghrib.
Suasana keluarga dan orangtua masih berduka. Begitu juga jenasah juga telah dibawa ke Kabupaten Sragen untuk dimakamkan.
"Kalau di Kembangarum kan tinggal sama bapak, sama neneknya. Kalau ibunya sudah tidak ada. Sehingga nanti kalau suasana duka sudah selesai pemakaman, kita akan berkomunikasi dengan orangtua," jelasnya.
Informasi yang beredar, ada yang menyebut lokasi penembakan di sekitaran Kelenteng Sam Poo Kong, namun ada juga yang menyebut di daerah Panjangan, Manyaran.
Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio membenarkan adanya kejadian tersebut.
Namun pihaknya belum bersedia membeberkan dan menyampaikan bahwa ranah penanganan berada di Polrestabes Semarang.
"Betul, ada. Untuk kejadiannya ke Polrestabes," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang Senin (25/11/2024).
Informasi yang diperoleh, korban bernama Gamma Rizkynata Oktafandy (GRO), 17, warga Kembangarum, Semarang Barat.
Korban sempat dirawat beberapa jam di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP dr Kariadi Semarang. Namun, nyawanya tidak terselamatkan pada Minggu (24/11/2024) sekitar pukul 01.58 WIB.
Kejadian ini sempat viral di media sosial. Narasi di sebuah akun tersebut tertulis korban meninggal dunia pada Minggu, 24 November 2024 pukul 01.58 WIB.
Adapun kronologi yang didapatkan dari keluarga, korban terkena tembakan oknum polisi.
Korban sempat dilarikan ke RSUP dr Kariadi Semarang, namun takdir berkata lain.
Korban tak selamat oleh peluru yang menembus pinggulnya.
Pemakaman korban dilakukan Minggu sore di Sragen.
Berdasarkan penelusuran di rumah korban, hanya terdapat tiga sampai empat orang.
Di depan rumah juga terdapat tulisan berita lelayu.
Sedangkan jenasah dimakamkan di wilayah Kabupaten Sragen.
Salah satu kerabat korban, Umi, membenarkan informasi tersebut.
Perempuan ini menyebut, korban meninggal dengan luka tembak. Jenazahnya diambil keluarga di RSUP dr Kariadi dan dibawa ke rumah duka pada Minggu (24/11/2024) siang.
"Betul (karena luka tembak). Ini masih berduka, dari keluarga juga belum tahu pastinya seperti apa," katanya. (mha/ton)

Editor : Pratono
#Polrestabes Semarang #SMK Negeri 4 Semarang #Polda Jateng #Dwi Subagio #RSUP dr Kariadi #POLISI