RADARSEMARANG.ID, - Kasus perundungan siswa yang melibatkan pengusaha ternama Ivan Sugianto kembali mencuat belum lama ini.
Hal tersebut diketahui setelah anak Ivan Sugianto menulis surat penyesalan untuk ayahnya yang kini dikabarkan berada dalam penjara.
Melalui sebuah utas video viral di media sosial, anak Ivan Sugianto membacakan surat tersebut hingga menarik perhatian netizen dengan berbagai atensi.
Surat tersebut diketahu muncul ke publik setelah Ivan ditangkap terkait kasus perundungan terhadap seorang siswa SMA Gloria 2, Surabaya.
Akibatnya, Ivan dikabarkan terancam hukuman penjara 3 tahun berdasarkan Pasal 80 ayat 1 Undang-Undang Perlindungan Anak dan atau Pasal 335 KUHP.
Kemudian EMS tampak menulis surat tersebut dan membacakannya seolah sebagai ungkapan rasa bersalah dan penyesalan karena tindakannya.
Dalam suratnya, EMS menyatakan bahwa keluarganya kini hancur dan merasa malu serta takut untuk keluar rumah.
Disamping itu, perhatian publik juga terlihat besar terhadap kasus perundungan siswa yang dilakukan oleh Ivan tersebut.
Namun, surat yang dibacakan oleh anak Ivan ini telah beredar di media sosial. Terpantau sejumlah netizen terpantau memberikan beragam atensi yang mengejutkan.
Seorang netizen @Azhhrrr_ berpendapat bahwa, wajar bagi seorang anak untuk mengadu kepada orang tuanya, karena adalah tempat utama.
Namun, dia juga menekankan pentingnya cara orang tua menyikapi aduan tersebut, apakah dengan bijak atau tidak.
@Azhhrrr_ memaparkan "Anak mah wajar ngadu ke ortu. Karna tempat pulang anak ya ortu sendiri. Tapi kembali lagi gimana cara ortu menyikapinya”.
Menurut @Azhhrrr_, anak Ivan Sugianto tidak salah, melainkan orang tuanya yang terlalu sayang namun tidak bisa menahan emosi.
“Pilih dg cara bijak atau sebaliknya. Kamu ga salah, nak. Ortu kamu yg terlalu sayang dan kurang bisa menahan emosinya,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, netizen @ian_chavidz juga berpendapat, "Sebagai yang juga seorang ayah, Paham sih dengan psikologi ayahnya yang ga terima anaknya di bully, tapi bener2 di luar kontrol dan norma apa yang dilakukannya”.
“Harusnya dengan kata maaf dan perjanjian tidak mengulangi saja sudah cukup,” lanjutnya.
Sementara itu, netizen @airin.val memberikan dukungan kepada EMS dengan menyatakan bahwa, kesalahan terletak pada cara Ivan membela anaknya.
"Kamu ngga salah, Exel.. yg salah itu cara papa kamu dalam membela kamu.. caranya terlalu kasar dan tidak memanusiakan manusia,” ungkap @airin.val.
Ia berpendapat bahwa jika cara Ivan lebih baik, masalah ini tidak akan berlarut-larut seperti sekarang.
Editor : Iskandar