RADARSEMARANG.ID - Program Makan Bergizi Gratis yang digagas oleh pemerintah Indonesia kian menuai perhatian publik.
Inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan gizi masyarakat ini terpantau mendapat beragam tanggapan, baik pujian maupun kritikan.
Di media sosial, sebuah unggahan video oleh seorang warganet terkait program makan bergizi gratis ini seolah bikin pembacanya tercengang.
Meski video unggahan tesebut berupa teks, namun tampak menggugah banyak orang dengan pandangannya yang tajam dan kritis.
Video tersebut menyampaikan pesan kuat tentang sumber pendanaan program makan bergizi gratis ini dan memicu perdebatan panas di dunia maya.
Ungkapan warganet ini tidak hanya menyentuh aspek finansial, tetapi juga terlihat menggambarkan ironi di balik kekayaan alam Indonesia yang melimpah.
Dalam video yang berupa teks tersebut menyampaikan, "Halo @Gerindra, jika makan gizi gratis itu merupakan hasil dari kekayaan negara, batubara, nikel, emas, dan gas serta lainnya, itu baru keberhasilan”.
“Tapi jika hasil hutang, itu sebuah kekonyolan. Negara sekaya Indonesia harus berhutang hanya demi kasih makan gizi pada rakyatnya”.
“Kata orang kampung yang bodoh pun masih mampu beri anak-anak kami makan layak dan bergizi,” lanjutnya.
Diketahui, video berupa teks ini pertama diunggah oleh warganet @_trast****** melalui TikTok, dan disebarkan pengguna media sosial X @Ari********S belum lama ini.
Seorang warganet @rimac*******1 mengungkapkan “Mau ditaruh dimana wajah 280 JT rakyat Indonesia”.
“Butul sekali, konyol dan kontradiktif, masalah semakin rumit,” ungkap warganet lain @ENS*******9.
Meski demikian, tanggapan warganet terhadap program Makan Bergizi Gratis menunjukkan cukup bervariasi dan beragam.
Warganet yang mendukung tampak memiliki keyakinan bahwa, program tersebut dapat berkontribusi dalam mengatasi isu gizi buruk di Indonesia.
Dari akun @Rez****a memaparkan “Inilah ketika orang bodoh egois dan minim literasi sok-sok'an bicara, tapi tidak mau buka mata”.
“Hei di luar sana masih banyak yang belum bisa menikmati makanan bergizi itu sebabnya Presiden Probowo membuat program itu...kalau anda tidak butuh yhaa sudah. Tidak usah banyak bacot,” tambahnya.
Di sisi lain, terdapat juga sejumlah warganet yang berpendapat bahwa inisiatif program makan bergizi gratis lebih bersifat sebagai alat politik.
Editor : Baskoro Septiadi