Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Begini Awal Mula Penangkapan Ivan Sugianto, Siswa SMA Diminta Sujud dan Menggonggong

Deka Yusuf Afandi • Jumat, 15 November 2024 | 17:07 WIB
Potongan video yang memperlihatkan Ivan Sugianto meminta anak siswa SMA untuk sujud dan menggonggong.
Potongan video yang memperlihatkan Ivan Sugianto meminta anak siswa SMA untuk sujud dan menggonggong.

 

RADARSEMARANG.ID – Viral di media sosial, video yang memperlihatkan Ivan Sugianto yang bersama beberapa rekannya ini mendatangi SMA Gloria 2 Surabaya.

Ketika di depan halaman sekolahan tersebut, Ivan ini Nampak berteriak mencari siswa yang berinisial ES yang diduga telah membully anaknya Ivan yang berinisial E.

Padahal, ketika terjadi pembullyan itu, orangtua dari ES sendiri sudah menyampaikan permintaan maaf ke Ivan Sugianto. Namun Ivan ini tetap tidak terima dan memaksa serta mengancam untuk meminta maaf sendiri dengan cara bersujud dan menggonggong layaknya seekor hewan.

Ira Maria, ibu kandung ES mengatakan, saat datang ke sekolah SMA Gloria 2 Surabaya, Ivan Sugianto sudah marah-marah.

"Saat dia datang ke sekolah, suami saya sudah mengajak berjabat tangan dan mengajak dia salaman tapi karena dia sudah emosi dan marah, dia sempat bilang, mana siapa yang salah. Di situ dia langsung bilang sujud menggonggong," tutur Ira Maria.

Adapun peristiwa ini terjadi di tanggal 21 Oktober 2024 itu viral di media sosial.

Menurut Ira Maria, awalnya, ES dan teman-temannya berbincang di tongkrongannya dan meledek gaya rambut E mirip seperti puddle, sejenis anjing ras bertubuh kecil.

Namun ledekan tersebut hanya disampaikan ES dan teman-temannya di forum mereka, tidak disampaikan langsung ke E.

"Jadi bermula dari guyonan antara ES dengan teman-temannya yang menyebutkan bahwa E lucu rambutnya seperti puddle dan itu terjadi di antara teman-temannya aja," kata Ira dari tayangan Youtube SCTV, Selasa (12/11/2024).

Beberapa hari kemudian, ES pun bertemu dengan E tak sengaja di mal. Saat itu tidak ada keributan atau aksi E mengata-ngatai E seperti anjing.

"Selang beberapa waktu, Ethan dan E bertemu tidak sengaja di Ciputra World tapi tidak ada yang seperti pemberitaan saling ejek atau ES mengatakan anjing itu tidak pernah ada."

"Bahkan ES tidak pernah secara langsung mengatakan anjing atau sebutan puddle kepada E. Itu hanya intern di antara teman-temannya," akui Ira Maria.

Namun entah kenapa setelahnya, E mengirimkan pesan via DM Instagram ke E dan membahas soal ledekan gaya rambut puddle.

Tak terima rambutnya diledek seperti anjing ras, E pun menagih permintaan maaf ke ES. Kala itu E meminta agar ES membuat video permintaan maaf dan surat bertanda tangan materai.

"E mengirim pesan kepada ES bahwa dia harus membuat video dan menulis surat pernyataan di atas materai permintaan maaf. Karena Ethan tidak tahu apa itu materai, dia menceritakan kepada kita orang tuanya. Saya melarang E untuk merespon karena mereka ini anak di bawah umur," pungkas Ira Maria.

Tahu akan permasalahan yang menimpa anaknya, Ira pun memberikan nasihat kepada anaknya agar jangan terpancing.

Tapi justru belakangan E mendapat ancaman dari ES

"Hari kejadian 21 Oktober 2024 E mendapat pesan ancaman dari E kalau dia akan mendatangi ES di sekolah atau di rumah. Dan dia meminta ES untuk menemuinya, dia juga menyampaikan pesan kami," ujar Ira sembari menahan tangis.

Takut anaknya dikeroyok, Ira kemudian menjemput ES ke sekolah dengan perasaan kalut.

Benar saja, Ira syok melihat Axel yang berbeda sekolah dengan E mendadak ada di sekolah E sepulang sekolah.

Tak sendirian, E membawa beberapa orang dewasa untuk membersamainya.

"Saya datang untuk menjemput ES dengan panik, di sana saya terkejut karena melihat E dan pria dewasa berpakaian bebas."

"Akhirnya saya inisiatif untuk mendatangi laki-laki berbaju putih sepupu E, saya bertanya ada masalah apa, dia mengatakan adiknya dia dikatai anjing oleh ES. Saya klarifikasi E tidak pernah mengatai anjing dan sudah minta maaf lewat chat, itu hanya guyonan," ucap Ira Maria.

Di hari itu terjadilah insiden Ivan membentak Ethan dan menyuruhnya menggonggong hingga membuat Ira pingsan.

Manajemen SMA Gloria 2 Surabaya disebut tidak terima atas perilaku Ivan yang memaksa korban sujud dan menggonggong di depan orangtuanya. (dka/bas)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#SMA Gloria 2 #Ivan Sugianto #surabaya #SMA Gloria 2 Surabaya #ivan sugianto ditangkap polisi