Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Memanfaatkan Kesempatan, Para Tentara Korea Utara di Front Ukraina Disebut Kecanduan Mengakses Konten Dewasa

Aby Genta Putra Prasetya • Minggu, 10 November 2024 | 22:44 WIB
Ilustrasi: Tentara Korea Utara
Ilustrasi: Tentara Korea Utara

RADARSEMARANG.ID- Perang di Ukraina yang hingga kini belum menemukan titik terangnya tentunya makin menyeret negara-negara persekutuan diantara Ukraina atau Russia untuk ikut serta.

Seperti kita ketahui bahwa Ukraina mendapatkan back up militer maupun logistik dari negara-negara seperti Amerika Serikat, dan negara NATO (Jerman, Prancis, Inggris dsb).

Sedangkan dari pihak sebaliknya, Rusia merupakan negara adidaya dengan basis militer salah satu yang terkuat di dunia, ditambah dengan bantuan dari negara sekutunya seperti Republik Rakyat China serta Korea Utara.

Untuk Korea Utara sendiri diketahui baru-baru ini telah mengirim sejumlah besar pasukan dari negaranya untuk membantu Russia dalam perang front Ukraina yang mematikan tersebut.

Meskipun tidak diketahui letak para tentara Korut ini akan ditempatkan dalam front Ukraina, namun beberapa sumber menyatakan bahwa sudah beberapa kali konflik pecah antara tentara Ukraina dan tentara Korut walau masih dalam skala kecil.

Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Menteri Pertahanan Ukraina yakni Rustem Umerov dalam wawancara yang dilakukan oleh Korea Selatan. Bahkan Umerov menyaksikan kontak tempur pertama Korea Utara-Ukraina pada tanggal 5 November silam.

Pihak Korea Utara mengirimkan sejumlah besar pasukan yang ditengarai mempersiapkan diri untuk perang skala modern yang belum pernah dilakukan negara tersebut selama puluhan tahun semenjak Perang Dingin.

Meskipun begitu, perbedaan bahasa dan budaya tentunya menjadi penghalang yang cukup membuat kewalahan dua negara ini, menurut Pentagon, bahkan tentara Korea Utara pernah salah menembak dua orang tentara Rusia yang dikiranya sebagai tentara Ukraina.

Di front Ukraina, para tentara Korea Utara ini harus berurusan dengan peperangan dan peradaban maju serta modernitas yang tidak bisa dirasakan mereka di kampung halamannya.

Seharusnya mereka bisa mempelajari banyak hal yang tidak akan mereka jumpai saat berada di Korea Utara, perlu diketahui akses internet terhadap dunia luar yang ada di Korea Utara sangat dibatasi oleh pemerintah rezim Kim.

Berbagai hal yang berurusan dengan dunia luar, khususnya yang berasal dari produk barat seperti entertainment, otomotif, musik dan sebagainya bisa membuat seseorang kehilangan nyawanya di Korea Utara.

Namun, alih-alih mengembangkan potensi, justru para tentara Korut ini ketahuan sangat menikmati konten dewasa atau pornografi yang kini dapat mereka akses diluar wilayah Korea Utara.

Baca Juga: Imbas Konflik Palestina, Trump Menang Suara di Kota Dearborn yang Memiliki Populasi Muslim Terbanyak Amerika Serikat

Menurut sumber yang terpercaya dari Ukrainian World Congress, mereka menyebutkan bahwa para tentara ini yang sebelumnya belum pernah mengerti apa itu pornografi dan internet tanpa batas, kini sangat menyenangi hal tersebut dan bahkan kecanduan olehnya.

Bahkan sebelum penempatan mereka di Ukraina, diketahui sekitar 200 prajurit Korut yang akan dikirim ke Ukraina melakukan desersi dan mencari perlindungan ke Korea Selatan yang jauh lebih modern dan bebas daripada Korea Utara.

Source: X (Twitter), Ukrainian World Congress, KBS Korea

Editor : Baskoro Septiadi
#Tentara Korea Kecanduan Pornografi #Perang Front Ukraina #Tentara Korea Utara di Ukraina #Mengakses Konten Dewasa #Tentara Korut Akses Konten Dewasa