RADARSEMARANG.ID, FENOMENA dukun santet dan kepercayaan mistika masih menjadi bagian dari budaya dan keyakinan sebagian masyarakat Indonesia.
Praktik ini kerap dihubungkan dengan kekuatan gaib yang diyakini dapat mencelakai seseorang dari jarak jauh melalui bantuan ilmu hitam.
Meskipun di era modern banyak yang meragukan keampuhan santet dan logika mistisnya, kisah tentang dukun santet masih menarik perhatian luas, bahkan di media sosial.
Baca Juga: Sejarah dan Eksistensi Mistik Mbah Dul Jalal, Arca Ganesha Terbesar di Semarang Raya
Bagi sebagian orang, mistik dianggap sulit dibuktikan dengan ilmu pengetahuan, namun tetap diyakini keberadaannya.
Di sisi lain, Ferry Irwandi, seorang konten kreator yang skeptis terhadap kepercayaan mistis, memilih untuk menguji kebenaran santet dengan cara yang tidak biasa.
Dengan gaya berani dan humoris, ia menantang siapa saja yang mengklaim memiliki kemampuan santet untuk menyantet dirinya, bahkan menjanjikan hadiah mobil Alphard jika ada yang berhasil.
Lewat konten ini, Ferry tak hanya menghibur, tetapi juga mengajak warganet untuk mempertanyakan dan memikirkan ulang konsep mistika yang sering diterima begitu saja.
Santet dan Tantangan Hadiah Alphard
Ferry Irwandi kembali jadi sorotan setelah menggelar livestreaming di YouTube sambil menunggu "serangan santet" yang konon akan menyerangnya tengah malam.
Fenomena ini bermula dari tantangannya di media sosial, di mana Ferri berjanji akan memberikan sebuah mobil Alphard kepada siapa saja yang berhasil menyantetnya.
Meski telah berkali-kali menantang, Ferri mengklaim belum ada yang berhasil membuktikan bahwa ilmu santet dan kemampuan indigo benar-benar ada.
Pesan Menantang dari 'Tukang Santet'
Kali ini, seorang bernama Surasa Wijana mengirim pesan kepada Ferri di WhatsApp, mengklaim dirinya siap menyantet sesuai permintaan Ferri.
Surasa bahkan menjelaskan secara rinci gejala yang akan dirasakan Ferri, mulai dari sakit kepala hebat hingga kaki bengkak yang bisa membuatnya lumpuh.
Surasa juga meminta Ferri menyiapkan MOU sebagai bukti bahwa mobil Alphard tersebut akan diberikan jika santetnya terbukti berhasil.
Livestreaming Tengah Malam, Penonton dan Banjir Saweran
Alih-alih merasa gentar, Ferri justru antusias menghadapi tantangan tersebut.
Ia pun mengumumkan akan menayangkan acara "nonton santet" langsung di kanal YouTube-nya.
Pada pukul 00.00 WIB, Ferri memulai livestreaming sembari menunggu “kiriman santet” dari Surasa.
Antusiasme warganet pun terlihat tinggi; ribuan penonton turut menonton livestream Ferri hingga menjelang pagi.
Hasilnya? Saweran 35 Juta Rupiah dan Penonton Melonjak
Uniknya, livestreaming ini justru membawa keuntungan bagi Ferri. Dari saweran yang diterimanya sepanjang acara, Ferri berhasil mengumpulkan sekitar 35 juta rupiah.
Jumlah penontonnya pun melonjak hingga total mencapai 283.555 orang.
Reaksi warganet beragam, ada yang menyaksikan dengan rasa penasaran, ada pula yang menganggap aksi Ferri ini hanya sebagai hiburan dan bentuk skeptisisme terhadap praktik mistis.
Pesan Skeptis Ferri tentang Santet
Dengan penonton yang membludak dan saweran yang terus mengalir, Ferri menganggap bahwa fenomena santet mungkin lebih banyak terkait kepercayaan daripada kenyataan.
Konten unik ini akhirnya menjadi ajang bagi Ferri untuk menantang konsep-konsep mistis dan membuktikan pendiriannya bahwa ilmu gaib masih perlu pembuktian lebih lanjut.**
Editor : Tasropi