RADARSEMARANG, Semarang —Hari Ayah Nasional diperingati setiap Tanggal 12 November.
Pada 2024 jatuh pada Selasa (12/11/2024).
Ayah memiliki peran penting bagi anak-anak, sosok ayah merupakan pahlawan super yang selalu ada mendukung dan membimbing.
Sejarah Hari Ayah Nasional
Hari Ayah Nasional memiliki sejarah yang menarik di baliknya.
Baca Juga: Kisi-kisi Materi Seleksi Kompetensi Bidang CPNS dan Jadwal Terbaru
Baca Juga: Sejarah, Makna, Tujuan, Tema, Filosofi, Logo, Peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November
Perayaan ini diperingati untuk menghormati dan menghargai peran ayah dalam keluarga, seperti halnya perayaan Hari Ibu.
Pada Hari Ayah, banyak orang memanfaatkan momen ini untuk mengungkapkan terima kasih kepada ayah atas kerja keras dan pengorbanannya dalam mendukung keluarga.
Peran ayah tidak hanya sebagai kepala keluarga, tetapi juga dalam mencari nafkah, melindungi keluarga, menjadi panutan, serta mendidik anak dan istri.
Hari Ayah Nasional ditetapkan setelah proses panjang yang melibatkan Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) bersama DPRD Kota Surakarta.
Pada 12 November 2006, PPIP mendeklarasikan Hari Ayah Nasional untuk pertama kalinya di Solo, Jawa Tengah, di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Menyadari pentingnya peringatan ini, PPIP melakukan kajian dan audiensi dengan DPRD Kota Surakarta untuk mencari tahu apakah Hari Ayah sudah diperingati secara nasional.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Umumkan Nama Menteri Kabinetnya: Kabinet Merah Putih
Baca Juga: Daftar Menteri Koordinator Menko Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto
Baca Juga: Ini Daftar 48 Nama Menteri dan Kepala Lembaga Presiden H Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih
Jika belum, PPIP bertanya apakah mungkin ada lembaga atau individu yang dapat menetapkan Hari Ayah.
Setelah kajian panjang, akhirnya pada 12 November 2006, PPIP mendeklarasikan Hari Ayah Nasional di Solo, Jawa Tengah.
Deklarasi ini disertai dengan pengiriman buku dan piagam deklarasi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta bupati dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Sabang, Merauke, Sangihe Talaud, dan Pulau Rote.
Sejak saat itu, tanggal 12 November resmi ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional.
Di Maumere, Flores, NTT, juga diadakan deklarasi Hari Ayah bersamaan dengan peluncuran buku “Kenangan untuk Ayah” yang berisi 100 surat dari anak-anak di seluruh Nusantara yang diseleksi dari sayembara menulis surat untuk ayah.
Perayaan ini memiliki makna dan tujuan yang sama, yaitu untuk mengenang jasa seorang ayah.
Namun, sejarah dan alasan di balik pemilihan tanggal untuk peringatan Hari Ayah Nasional berasal dari sebuah sayembara sederhana di Solo, Jawa Tengah,
Hadiah untuk Hari Ayah
Peringatan Hari Ayah menjadi momen penting untuk menghargai semua jerih payahnya.
Memberi hadiah bisa menjadi cara untuk merayakannya.
Ada banyak ide kado untuk Hari Ayah Nasional ini.
Saat ini umroh sangat mudah dilakukan, banyak biro travel yang menawarkan dari sistem langsung bayar cash, bayar di lokasi mekkah-madinah dan bisa dicicil ataupun diangsur setelah pulang umroh.
Maka Hadiah umroh buat ayah ini sangat cocok buat ayahnya yang sudah lanjut usia umurnya, mengingat untuk melaksanakan haji sangat panjang daftar antriannya sampai puluhan tahun.
2. Batik
Bingung nyari hadiah untuk ayah, mungkin baju batik pilihan yang cocok.
Kemeja batik akan sangat berguna karena bisa digunakan dibanyak acara resmi.
Pilih yang lengan panjang untuk menampilkan kesan formal.
Untuk daerah yang panas bisa memilih lengan pendek sesuai dengan selera.
Dompet bisa menjadi pilihan yang tepat untuk kado di Hari Ayah Nasional.
Seorang pria cenderung lama tidak menggantinya.
Inilah saat yang tepat untuk memberikannya yang baru.
4. Jam tangan
Banyak pria yang memakai jam tangan sebagai aksesoris.
Bagi sebagian orang mengenakannya di tangan menambah kepercayaan diri.
Jam tangan bisa menjadi ide kado di Hari Ayah Nasional.
Pilih yang sesuai dengan kepribadian ayah agar bisa menambah kewibawaannya.
Baca Juga: Profil K.H. Taj Yasin Maimoen, dari Santri untuk Negeri, Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024-2029
Baca Juga: Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Semarang Masa Khidmah 2024-2029 Resmi Dilantik
Baca Juga: Ini Dia Susunan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Semarang Masa Khidmah 2024-2029
5. Sandal
Mungkin bagi ayahnya yang sudah lanjut usia, sandal lebih nyaman dibanding sepatu.
Barang ini bisa juga menjadi ide kado di Hari Ayah.
Banyak sandal eksklusif bisa menjadi beberapa pilihan buat hadiah di hari ayah ini.
6. Sepatu
Selain sandal, bisa juga mengado sepatu.
Ide ini tepat karena sudah menjadi kebutuhan yang akan terus dipakai.
Apalagi punya seorang ayah yang sering diajak ke acara resmi-resmi sangat dianjurkan untuk memberikan hadiah spatu vantopel misalnya.
7. Ikat pinggang
Ikat pinggang bisa menjadi pilihan untuk memberi hadiah istimewa di Hari Ayah.
Tidak perlu mahal, namun tetap terlihat berkesan wibawa.
Baca Juga: Asal-Usul dan Makna Malam Tirakatan 17 Agustus, Ternyata Begini Sejarahnya
8. Baju
Pilih baju sesuai dengan karakter dan kegiatan ayah.
Bisa itu kemeja lengan panjang, pendek atau koko.
9. Alat pijat
Alat pijat bisa menjadi ide kado briliant.
Ayah sudah setiap waktu banting tulang mencari nafkah, kini saatnya membuatnya rileks.
10. Alat pancing
Banyak pria memiliki hobi memancing entah itu di kolam ikan atau di sungai bahkan di laut samudera.
Memberi hadiah alat pancing bisa menjadi ide bagus di peringatan Hari Ayah Nasional.
Baca Juga: Baru Tahu, Ternyata Begini Struktur Organisasi Gerakan Pramuka
11. Jaket
Aktivitas ayah yang padat sering kali membuatnya pulang malam.
Jaket bisa menjadi ide bagus untuk memberikan perlindungan dari panas dan dingin.
12. Alat perkakas
Mungkin terlihat sepele, tapi akan sangat berguna.
Alat perkakas memiliki manfaat yang sangat berguna.
13. Paket liburan
Siapa yang tak ingin orang tuanya bahagia.
Memberikan hadiah paket liburan bisa menjadi ide yang bagus di Hari Ayah Nasional.
Baca Juga: Jadwal Sholawat Majelis Az Zahir Bulan November 2024
Baca Juga: Jadwal Majelis Gandrung Nabi Bulan November 2024
Baca Juga: Makna, Sejarah, Keutamaan dan 10 Amalan Bulan Jumadil Awwal
Liburan domestik di dalam negeri sendiri sekarang sudah banyak wisata yang bisa kita kunjungi.
Bahkan banyak desa-desa sekarang yang menciptakan wisata desa-desanya sendiri.
Maka tidak usah ambil pusing mau pergi kemana saja tinggal cari di internet nanti akan muncul sendiri.
Doa untuk Ayah yang sudah meninggal dunia
Bagi umat Islam, dianjurkan mendo’akan orang tua termasuk ayah yang sudah meninggal dunia.
Do’a ini adalah bentuk bakti kita sebagai anak, karena sebagai anak sangat diwajibkan untuk birrul walidain atau berbakti kepada orang tuanya.
Dasarnya Firman Allah dalam Surat Al Qur’an yaitu Surat Ibrahim ayat 40 41 yang berbunyi:
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ . رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ (سورة إبراهيم: 41-40)
Robbij‘alnî muqîmash-sholâti wa min dzurriyyatî robbanâ wa taqobbal du‘â’. robbanaghfir lî wa liwâlidayya wa lil-mu’minîna yauma yaqûmul-ḫisâb
Baca Juga: Jadwal Sholawat Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf Bulan November 2024
Baca Juga: November, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf akan Bersholawat di Semarang, Ini Jadwalnya!
Baca Juga: KPU Kota Semarang Bersholawat Bersama Majelis Az Zahir, Catat Jadwalnya
Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah do`aku. Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mu’min pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)“. (QS: Ibrahim/14: 40-41)
Sedangkan dalam hadis nabi diterangkan: Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ – رواه مسلم والترمذيّ وأبو داود والنسائيّ وابن حبّان عن أبي هريرة
idzaa maatal insaanun qotho’a ‘anhu ’amaluhu illaa min tsalatsatin: illa min shodaqotin jaariyyatin aw 'ilmiy yungtafa'u bihi aw waladin shaalihin yad'uu lahu
Artinya: Ketika seorang manusia meninggal dunia, maka amalannya terputus kecuali tiga hal, yaitu: 1) sedekah jariyah, 2) ilmu yang bermanfaat, dan 3) anak shaleh yang mau mendoakannya. Hadits diriwayatkan oleh Imam Muslim, Imam at-Tirmidzi, Imam Abu Dawud, Imam an-Nasa`i, dan Imam Ibnu Hibban bersumber dari Sayyidina Abu Hurairah ra.
2. Doa untuk Ayah yang Sudah Meninggal
اللّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِلْمَاءِ وَالشَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْاَبْيَضُ مِنَ الدَّ نَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارً اخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَادْخِلْهُ الجَنَّةَ وَاعِذْهُ مِنْ عَدَابِ الْقَبرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ
“Allahummaghfir Lahu Warhamhu Wa ‘Aafihi Aa’fu ‘anhu Wa Akrim Nuzulahu Wa Wassi’ Madkholahu, Waghsilhu Bil Maa i Wats-tsalji Walbarodi Wa Naqqihii Minal khthoo Ya Kamaa Yunaqqats-Tsawbul Abyadhu Minad Danas. Wa Abdilhu Daaron khoiron Min Daarihii Wa Ahlan Khoiron Min Ahlihii Wa Zawjan Khoiron Min Zawjihi, Wa Adkhilhul Jannata Wa A ‘Idzhu Min ‘Adzaabil Qobri Wa Fitnatihi Wa Min ‘Adzaabin Naar.”
Baca Juga: Sejarah, Tujuan, Pengertian dan Alasan Pemerintah Menetapkan Hari Santri Nasional 22 Oktober
Artinya: “Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah, lepaskanlah kedua orang tuaku. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, bersihkanlah kedua orang tuaku dengan air yang jernih dan sejuk. Dan bersihkanlah kedua orang tuaku dari segala kesalahan seperti baju putih yang bersih dari kotoran. Dan gantilah tempat tinggalnya dengan tempat tinggal yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkannya juga. Masukkanlah kedua orang tuaku ke surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan siksa api neraka.”
Demikian tadi uraian sejarah Hari Ayah Nasional, Jenis-jenis Hadiah Buat Ayah, dan Do’a Buat Ayah yang Sudah Wafat dengan teks Arab, Latin dan Artinya semoga bermanfaat. (fal/bas)
Editor : Baskoro Septiadi