Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Kondisi Gunawan Sadbor, Pencetus Joget Sadbor di Kampung Live TikTok Sukabumi yang Ditangkap Polisi, Ini Profilnya

Iskandar • Sabtu, 2 November 2024 | 20:06 WIB

 

Klarifikasi Gunawan “Sabdor”
Klarifikasi Gunawan “Sabdor”
RADARSEMARANG.ID- Gunawan (38), pemilik akun TikTok Sadbor86 ditangkap polisi pada Kamis (31/10/2024) lalu. Pria yang dijuluki Gunawan Sadbor itu aktif live joget di TikTok bersama warga di Kampung  Babakan Baru, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kampung yang biasanya 24 jam ramai warganya melakukan live TikTok kini mendadak sepi. Kondisi ini terjadi pasca  Gunawan (38), pemilik akun TikTok Sadbor86 ditangkap polisi pada Kamis (31/10/2024) lalu.

Padahal, sehari-hari, kampung Babakan Baru  ramai aktivitas warga yang joget live hingga 24 jam. Warga berharap saweran dari penonton live TikTok mereka.

Kampung Babakan Baru terpantau sepi. Sejumlah warga kembali beraktivitas tani, tidak lagi joget-joget ala sadbor.

Diperoleh keterangan, Sadbor alias Gunawan diduga menerima saweran atau gift dari pengikutnya yang diduga mempromosikan situs judi online. Polisi  masih memeriksa Sadbor dan timnya terkait dugaan tersebut.

Kepada awak media, Gunawan Sadbor menyampaikan bahwa kontennya tak terafiliasi  situs judi mana pun. Sebagai streamer, Gunawan Sadbor  dan tim kesulitan mengontrol siapa yang menonton atau memberikan saweran secara online.

Gunawan Sadbor dalam video klarifikasi yang beredar menyampaikan, "Jadi sabdor mau klarifikasi ini, itu tidak benar dan banyak sekali yang masuk ke live live sadbor dan kawan-kawan sadbor dengan tidak terkontrolnya mereka masuk karena akun-akun mereka itu banyak banget yang masuk ke live-live sadbor dan karyawan-karyawan sadbor dengan tidak terkontrolnya bahwa mereka itu adalah judoy.

Lantas, siapa sosok Gunawan Sadbor? Gunawan merupakan  warga Kampung Babakan Baru RT 05/09, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Ia mulanya berprofesi sebagai  tukang jahit keliling di Jakarta.

Bermula saat pandemi Covid 19. “Nah (saya) kan sudah ada di Jakarta lagi (kerja) jahit keliling. Pas lagi jahit keliling, Sadbor sambil live ada yang ngasih mawar, ngasih koin juga," kata Gunawan.

Awalnya, Gunawan  tak tahu bahwa  koin saweran  bernilai rupiah. Ia kaget saat melihat saldo di akun TikTok-nya bertambah menjadi Rp60 ribu. Lantas, Gunawan berinisiatif joget challenge di akun TikTok-nya

“Terus joget-joget challenge, guling-guling, mandi lumpur pun sempat, apa aja gaskeun. Apapun jadi host ya mau dikenal banyak orang," ujarnya.

Setiap hari, Gunawan menghabiskan waktu live di TikTok selama empat jam. Hasilnya, ia bisa mengantongi  cuan  Rp300 sampai Rp400 ribu. "Sekarang kan banyakan, bawa orang bawa rejeki juga ada Rp3 juta, ada Rp4 juta, tergantung lah kita bagi-bagi.”

Baca Juga: Datangi Polda Metro Jaya, Agus Salim Klarifikasi Terkait Laporannya Terhadap Pratiwi Noviyanthi

Gunawan Sadbor pun  menemukan tarian yang menjadi ciri khasnya, 'Joget Sadbor'. Atau disebut juga 'Joget Ayam Patuk'. Tarian cukup enerjik. Karena mengekspresikan emosi yang campur aduk, antara semangat dan kesedihan.

Dari situlah, Joget Sadbor kali pertama nongol di video. Pengunggahnya,  konten creator asal Sukabumi, Jawa Barat, berakun @sadbor86. Saat ini, akun dimaksud  disukai 8,9 juta. Juga berhasil mendapatkan pengikut sebanyak 646,6 ribu.

Viralnya Joget Sadbor lantas ditiru warga lain. Warga yang awalnya bertani atau  korban PHK, pedagang keliling, maupun pengangguran, ikut live TikTok ala Sadbor.  Dari hasil live di akun TikTok-nya itu, Gunawan mengambil keuntungan 20 persen. Sisanya dibagi rata.

Toh, Gunawan menyadari bahwa  aktivitas live TikTok berharap saweran itu,  tidaklah menjanjikan. Tak sedikit netizen yang menghujat. Toh, Gunawan menanggapinya secara dingin.

Gunawan Sadbor berpedan “Untuk teman-teman semuanya,  jangan terlalu mengharapkan di TikTok karena TikTok itu tidak akan selamanya indah, tidak akan selamanya ramai, tidak akan selamanya di atas," tutupnya.

Solehudin Wahid selaku Kepala Desa Bojongkembar membenarkan bahwa sudah dua hari kampung Babakan Baru sepi dari aktivitas joget TikTok.

Solehudin menyampaikan, ada warganya yang turut diamankan polisi. Tuduhannya, konten joget mereka diduga terafiliasi judi online. Solehudin menduga, mereka sepertinya dimanfaatkan oleh situs-situs judi online karena ketenarannya.

Sosok Gunawan belakangan ini viral karena bisa meraup jutaan rupiah dalam sehari dengan berjoget sadbor dalam live streaming TikTok. Namun, aksinya tersebut belakangan ini banyak disorot karena diduga ikut mempromosikan judi online.

Terpantau juga rumah dua tingkat milik Gunawan dan keluarganya tertutup rapat, tanpa aktivitas.

Lantas, di mana Gunawan bisa melakukan aktivitas joget sadbor alias ayam patuk? Rupanya, tak jauh dari rumah Gunawan. Yakni, di tengah kebun. Lokasinya, dari pinggir rumah Sadbor, melewati gang kecil dan jalan setapak.

Baca Juga: Tips Lengkap Mencegah Cedera Saat Berlari untuk Pemula Dijamin Aman dan Nyaman

Dari jalan setapak, tampak kebun warga. Nah, di situlah  Gunawan bersama warga berjoget live TikTok.

Solehudin mengaku sempat mengumpulkan warga. Menurut dia, waga tak percaya bahwa Sadbor atau Gunawan dan temannya ditangkap atas dugaan promosi judi online.

Solehudin berharap masyarakat bisa melakukan aktivitas lain selain live TikTok. “Sebetulnya kalau mereka pada live lagi, ya saya tidak bisa melarang. Namun saya berharap agar masyarakat bisa melakukan pekerjaan mereka seperti semula.” (isk)

Editor : Iskandar
#live joget tiktok #joget sadbor #gunawan sadbor ditangkap polisi #kampung live TikTok Sukabumi #gunawan sadbor #joget ayam patuk