RADARSEMARANG.ID – Felicia Amelinda Dewi Priatna mendadak ramai diperbincangkan. Dirinya selamat dari kecelakaan mau di jalan Tol Pemalang yang menewaskan tiga crew TV One pada Kamis (31/10/2024) kemarin.
Awal kecelakaan ini, ketika rombongan crew TV One saat itu sedang dalam perjalanan menuju ke Gresik untuk meliput program Investigasi Fakta.
Namun, dalam perjalanan rombongan ini mengalami insiden kecelakaan yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan dua lainnya, termasuk Felicia, harus menjalani perawatan intensif.
Felicia yang selamat dari insiden maut ini sempat menceritakan kronologi singkat kecelakaan tersebut.
"Sebelumnya kami sempat mampir untuk salat subuh di rest area, kemudian kami melanjutkan perjalanan. Ketika di perjalanan, kaca depan mobil agak kotor dan harus dibersihkan manual, kami akhirnya berhenti di bahu jalan. Saat itu tiba-tiba kami ditabrak dari belakang," ujar Felicia, menceritakan momen sebelum tabrakan terjadi.
Beruntung Ia dan rekannya Geigy Yudhistira berhasil selamat meski mengalami beberapa luka dan kini masih dirawat di RSI Al Ikhlas Taman Pemalang.
Felicia Amelinda telah bekerja sebagai reporter di TV One selama lebih dari satu setengah tahun.
Felicia Amelinda Dewi Priatna juga dikenal sebagai orang yang cerdas dan berdedikasi. Dirinya juga memiliki pengalaman pekerjaan di beberapa Perusahaan besar di Jakarta sebelum akhirnya bergabung dengan TV One.
Selain cerdas, Felicia juga dikenal sebagai sosok yang aktif dan gemar berolahraga.
Di akun Instagramnya, @feliciaamelinda, ia sering membagikan momen-momen saat berolahraga, seperti lari dan kegiatan fisik lainnya.
Felicia juga menunjukkan ketertarikannya pada isu lingkungan dan alam melalui beberapa unggahannya, mencerminkan kepribadiannya yang peduli terhadap keseimbangan alam.
Peristiwa ini mengundang simpati dari berbagai kalangan, terutama mereka yang mengenal Felicia sebagai sosok pekerja keras dan penuh semangat.
Meski masih menjalani perawatan, dukungan dari keluarga, rekan, dan warganet terus mengalir untuk Felicia yang masih menjalani proses pemulihan. (dka/bas)
Editor : Baskoro Septiadi