RADARSEMARANG.ID - Kabar mengejutkan datang dari Negeri Jiran Malaysia dengan tajuk bayi kena kanker ovarium.
Hal ini seolah menarik perhatian masyarakat mengingat kanker ovarium sangat jarang terjadi pada usia bayi.
Pasalnya, kanker ovarium merupakan penyakit yang biasanya menyerang wanita di usia dewasa.
Sang ibu yang diketahui berinisial ‘Fa’, megungkapkan perubahan pada kondisi bayinya terjadi sejak Agustus 2024.
Menurut sang Ibu, bayi yang awalnya ceria menjadi kurang aktif dan sering mengalami sembelit serta perutnya kembung.
“Anak saya merasa tidak nyaman dan karena dia belum bisa berbicara, dia hanya menangis ketika dia kesakitan,” ungkap sang Ibu seperti yang diberitakan.
Kondisi bayi ini diketahui terus memburuk hingga memaksa sang Ibu membawa anaknya ke rumah sakit setempat.
Namun, dokter di rumah sakit tersebut tidak dapat mendiagnosis penyakit anaknya dengan tepat.
Akhirnya, hasil pemeriksaan darah yang menurun drastis membawa bayi ini dirujuk ke Rumah Sakit Spesialis Wanita dan Anak Sabah.
Di rumah sakit tersebut, dokter menemukan tumor sepanjang 13,5 cm di ovarium sang bayi yang dikabarkan baru berusia 1 tahun 7 bulan.
Setelah dilakukan operasi pada 2 Oktober, pihak dokter mengkonfirmasi terdapat kanker ovarium stadium 3.
Menurut laporan data dari Aliansi Penelitian Kanker Ovarium (Ocra) pada Senin (14/10), kanker stadium 3 itu telah menyebar ke area di luar panggul, seperti perut dan kelenjar getah bening.
"Saat saya diberi tahu, saya patah hati karena anak saya masih sangat muda dan indung telur kanannya sudah diangkat," cerita sang Ibu.
Meskipun begitu, sang Ibu masih berharap kesembuhan anaknya. “Selama ada pengobatan, ada harapan," ucapnya.
Sementara itu, kondisi bayi tersebut kini telah berhasil menjalani operasi pengangkatan tumor.
Selanjutnya, bayi tersebut dikabarkan segera memulai kemoterapi setelah proses pemulihan operasi seperti yang dikutip dari media setempat.
Editor : Baskoro Septiadi