Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Peter Todd Diduga Sebagai Satoshi Nakamoto, Tokoh Misterius Pencipta Bitcoin

Tasropi • Kamis, 10 Oktober 2024 | 00:44 WIB
Peter Todd Diduga Sebagai Satoshi Nakamoto
Peter Todd Diduga Sebagai Satoshi Nakamoto

RADARSEMARANG.ID, FILM dokumenter HBO mengenai asal muasal Bitcoin mengidentifikasi bahwa Satoshi Nakamoto, nama alias penemu mata uang kripto pertama dunia, kemungkinan besar adalah pengembang piranti lunak asal Kanada bernama Peter Todd.

Film berdurasi 100 menit berdujul "Money Electric: The Bitcoin Mystery" yang dirilis Selasa (8/10/2024) mewawancara sejumlah orang yang terlibat dalam Bitcoin sejak awal.

Wawancara ini termasuk melibatkan Adam Back yang sejak lama disebut sebagai Satoshi, investor Roger Ver, pemasar Bitocin Samson Mov dan Todd sendiri.

Pembuat dokumenter ini, Cullen Hoback, mempergunakan bukti tak langsung seperti unggahan lama di forum Bitcoin untuk menebak bahwa Todd adalah Satoshi Nakamoto.

Ketika ditanya langsung, Todd mengesampingkan ide itu dengan menyebutnya "lucu."

Seperti sejumlah orang yang ditampilkan dalam film itu, Todd sempat mengatakan, "Saya Satoshi Nakamoto," sembari menganggap pernyataan itu hanya main-main saja.

Identitas sebenarnya Satoshi Nakamoto - satu orang atau kelompok - menjadi spekulasi besar sejak Bitcoin diluncurkan pada Januari 2009.

Mata uang kripto itu pun masuk ke dalam arus utama dan dikoleksi oleh perusahan-perusahaan seperti MicroStrategi Inc dan bagian dari dana yang diperdagangkan di AS, dengan nilai miliaran dolar.

Selama bertahun-tahun, banyak artikel mengidentifikasi sejumlah orang sebagai Satoshi Nakamoto.

Pada 2014, majalah News Week mengklaim bahwa dia adalah Dorian Nakamoto, yang dibantah keras.

Koran New York pada 2015 menyebut ilmuwan komputer Nick Szabo sebagai Satoshi.

Dan warga Australia bernama Craig Wright menyatakan dia adalah Satoshi Nakamoto hingga seorang hakim di Inggris memutuskan dia bukan pencipta Bitcoin.

Todd sendiri adalah konsultan di plaftorm pengembang GitHub, yang menyatakan dia berbasis di Toronto.

Profil Linkedln dengan nama sama menyebutnya seabagai "Chief Naysayer" di penyedia jasa keamanan Bitcoin Coinkite, ilmuwan kepala di plaftorm Dark Wallet dan ilmuwan kepala di proyek Mastercoin.

Dia sarjana Integrated Media dari Universitas OCAD pada 2011.

Buku putih soal Bitcoin terbit tahun 2008, sementara jaringan Bitcoin masuk dunia maya pada 2009.

Todd sendiri sejak lama disebut-sebut sebagai Satoshi Nakamoto.

Meski Satoshi Nakamoto tidak pernah bersuara sejak 2011, dia terus menjadi tokoh penting.

Dompet Satoshi menyimpan sekitar 1 juta Bitcoin bernilai US$62,4 miliar dengan harga sekarang.

Gerakan apapun dari pencipta Bitcoin bisa menjatuhkan harga mata uang kripto itu. Tetapi koleksi Bitcoin milik penciptanya tidak pernah bergerak selama bertahun-tahun.

Identitas pencipta Bitcoin bisa juga berdampak besar pada kesediaan pemerintah dan perusahaan untuk terus mengadopsi mata uang kripto terbesar di dunia ini.

Tidak ada bukti yang kuat

Film dokumenter berdurasi sekitar 100 menit ini membahas sejarah Bitcoin dan proyek kripto lainnya, namun tidak memberikan bukti yang kuat bahwa Todd adalah Satoshi.

Ada beberapa bukti tidak langsung, seperti minat Todd pada kriptografi sejak usia muda, hubungannya dengan Adam Back (yang pernah berkirim email dengan Satoshi), kemampuan teknisnya, dan penggunaan ejaan Inggris/Kanada oleh Satoshi yang dibandingkan dengan fakta bahwa Todd berasal dari Kanada.

Bukti paling konkret dalam film ini didasarkan pada sebuah unggahan forum publik tahun 2010 di mana Todd menanggapi salah satu unggahan Satoshi.

Hoback berpendapat bahwa unggahan Todd merupakan kelanjutan dari unggahan Satoshi, tetapi secara tidak sengaja dikirim dari akun dengan nama Todd, bukan Satoshi.

Namun, film dokumenter ini tidak menyimpulkan secara pasti bahwa Todd adalah Satoshi. Bahkan konfrontasi terakhir antara Hoback dan Todd – yang sebelumnya bocor di media sosial – bersifat spekulatif.

Hoback kemudian mengutip postingan blog lain di mana Todd mengatakan bahwa dia "mungkin ahli terkemuka di dunia" tentang cara mengorbankan bitcoin, meskipun bahkan pembuat film mengakui ini merupakan konfirmasi yang sangat lemah.

"Sulit untuk tidak menganggap ini sebagai pengakuan, seolah-olah Peter ingin lingkaran dalamnya mempercayai bahwa dia memang telah mengorbankan bitcoinnya dan menghancurkan semua akses," kata Hoback. "Tapi ini bukan bukti."

Bitcoin yang ditambang oleh Satoshi tidak pernah bergerak dari dompetnya, memunculkan spekulasi bahwa Satoshi sudah mati atau dengan sengaja mencegah dirinya menyentuh koin tersebut.

Konfrontasi

Dalam film dokumenter tersebut, Hoback menghadapkan Todd dan menguraikan teorinya tentang bagaimana dan mengapa Todd menyembunyikan dugaan keterlibatannya dalam penemuan Bitcoin.

Todd menggelengkan kepala dan tertawa atas tuduhan Hoback.

"Saya akan mengakui bahwa Anda cukup kreatif. Anda membuat beberapa teori gila. Ini konyol," kata Todd dalam film tersebut.

"Tapi saya akan mengatakan, ya, tentu saja saya Satoshi. Dan saya juga Craig Wright."

Todd sebelumnya telah membuat pernyataan serupa bahwa dia "adalah Satoshi," memberi tahu pembawa acara podcast "What Bitcoin Did" Peter McCormack dalam wawancara tahun 2019: "Saya adalah Satoshi, seperti halnya semua orang."

Todd, masih tertawa, memperingatkan Hoback bahwa dia telah menarik kesimpulan yang salah.

"Ini akan sangat lucu ketika Anda memasukkan ini ke dalam film dokumenter dan banyak orang Bitcoin menontonnya," kata Todd.

"Saya curiga banyak dari mereka akan sangat senang jika Anda mengikuti rute ini karena ini adalah contoh lain dari jurnalis yang benar-benar melewatkan poin dengan cara yang sangat lucu."

(PubKey, sebuah bar bitcoin di New York City, menayangkan film dokumenter ini pada Selasa malam. Penonton di sana tertawa ketika Todd disebut sebagai Satoshi.

Seseorang berkata: "Mereka meninggalkan cukup banyak penyangkalan yang masuk akal sehingga Anda [orang acak] bisa menjadi Satoshi.")

Hoback menanggapi dengan bertanya apa poinnya.

"Poinnya adalah membuat bitcoin menjadi mata uang global," jawab Todd.

Back, CEO perusahaan pengembang Bitcoin Blockstream yang berdiri di samping Todd dalam adegan konfrontasi, tidak menanggapi permintaan komentar dari CoinDesk.

Meskipun Todd adalah pengembang Bitcoin awal dan seseorang yang terlibat dalam tahun-tahun awal Bitcoin, dia tidak pernah menjadi tersangka utama dalam pencarian jurnalis yang berlangsung selama bertahun-tahun untuk menemukan Satoshi.

Tokoh-tokoh seperti Hal Finney, Nick Szabo, dan Back lebih sering diusulkan sebagai pencipta Bitcoin, meskipun semuanya telah menyangkalnya.

Selama podcast McCormack, Todd mengatakan bahwa dia membeli bitcoin pertamanya ketika harga per koin adalah 20 sen (yang berarti dia melakukan pembelian sekitar Oktober 2010, dua tahun setelah white paper Bitcoin diterbitkan).

Back memposting di X pada Senin bahwa, "untuk orang-orang yang bertaruh, mereka bertaruh pada kesimpulan film dokumenter. Yang mungkin tidak akan benar, karena tidak ada yang tahu siapa Satoshi sebenarnya. Jadi mereka harus mengingat hal ini."

Upaya sebelumnya oleh media untuk mengungkap identitas asli Satoshi gagal, dengan sejumlah outlet salah mengidentifikasi tokoh-tokoh seperti programmer Dorian Nakamoto dan Craig Wright yang mengaku-ngaku sebagai Satoshi.

Editor : Tasropi
#bitcoin #mata uang kripto #Peter Todd #Satoshi Nakamoto