Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Fakta-fakta Video Viral Bantuan Telur Untuk Ibu Hamil

Deka Yusuf Afandi • Selasa, 8 Oktober 2024 | 20:25 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID –  Viralnya video yang berisikan pemberian bantuan berupa telur kepada ibu hamil lalu diminta Kembali oleh petugas mendapatkan sorotan.

Kejadin ini terjadi di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, namun ternyata terdapat sejumlah fakta yang akhirnya terungkap.

Dalam video yang beredar, ibu hamil difoto sambil memegang telur. Tetapi telur itu diminta lagi petugas.

Sementara, ibu hamil itu hanya membawa bantuan gizi yang berada di dalam kantong plastik.

Berikut sejumlah fakta yang terungkap,

  1. Terjadi di Desa Citeureup

Peristiwa yang terekam viral itu terjadi di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (3/10/2024).

Sekretaris Desa (Sekdes) Citeureup, Oom Rukmana membenarkan bahwa video tersebut terjadi di wilayahnya.

  1. Kesalahpahaman

Oom Rukmana menjelaskan, terjadi kesalahpahaman antara pengunggah video dengan peristiwa yang sebenarnya terjadi.

"Penyaluran itu ketidaktahuan dan kesalahpahaman terkait bantuan yang diterima penerima manfaat tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (7/10/2024).

  1. Bantuan Terbagi Dua Tahap

Oom menjelaskan, bantuan paket makanan untuk ibu hamil dan balita tersebut terbagi dalam dua tahap.

Penyaluran bantuan tersebut dibagikan masing-masing pada bulan Agustus dan Oktober 2024.

"Itu disalurkannya dua kali dan pada saat penyaluran pertama terjadi dropping yang double," ujar Oom.

"Akhirnya kami ambil sikap dan kebijakan disetujui para kader itu yang dua tahapnya diawalkan menjadi satu tahap," jelas dia.

 Tidak Ada Pemotongan

Oom memastikan, penyaluran bantuan ibu hamil dan balita di Desa Citeureup sudah tepat sasaran.

Pihaknya juga memastikan bahwa seluruh bantuan telah dibagikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

Dia juga membantah bahwa ada pemotongan atau pengurangan paket bantuan ibu hamil seperti yang dinarasikan di media sosial.

"Bantuan tersebut sudah dibagikan sebelumnya pada tahap pertama sekitar bulan Agustus, dan bulan Oktober ada tahap kedua. Artinya bantuan sudah memenuhi persyaratan," ujarnya.

  1. Pengunggah Video Minta Maaf

Pengunggah video viral tersebut, Intan meminta maaf atas rekamannya yang berujung menyorot perhatian publik.

"Saya mau minta maaf khususnya untuk Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung atas viralnya video yang saya unggah karena sempat membuat kegaduhan untuk kita semua," kata Intan.

"Jadi pembelajaran ke depan juga kalau gabut itu gak boleh posting sembarangan," ujarnya saat dihubungi pada Senin (7/10/2024).

Intan mengakui bahwa dirinya memang salah dalam menerima informasi berkaitan dengan penyaluran tersebut.

Selain itu, Intan mengakui dirinya pun sendiri sudah menerima bantuan  di tahap pertama, tepatnya pada bulan Agustus. Setelah itu, dirinya kembali menerima bantuan telur dari pemerintah. (dka/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Telur #BANTUAN #VIRAL