Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Rame! Begini Reaksi Warganet Soal Ucapan Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Covid Omong Kosong di Debat Pilgub Jakarta

Aris Hariyanto • Selasa, 8 Oktober 2024 | 01:27 WIB
Pasangan calon Gubernur Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun – Kun Wardana.
Pasangan calon Gubernur Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun – Kun Wardana.

RADARSEMARANG.ID - Pernyataan Dharma Pongrekun saat debat Pilgub Jakarta belum lama ini telah memicu gelombang reaksi dari warganet.

Dalam debat Pilgub Jakarta tersebut, Dharma menyebut pandemi Covid adalah omong kosong sebagai kebohongan publik.

Ucapan Dharma Pongrekun ini langsung menjadi diskusi hangat di media sosial dengan berbagai tanggapan warganet yang penuh kontroversi.

Di media sosial X, pengguna @Ryan_Fighter7 menyatakan bahwa pernyataan Dharma lebih masuk akal dibandingkan gagasan Ridwan Kamil tentang River Way.

"Gagasan RK mengurangi pergerakan itu mencaplok gagasan Ahok, dimana bekerja disana juga tinggal,” ungkapnya.

Menurutnya, debat Pilgub Jakarta akan lebih menarik jika diikuti oleh Anies, Ahok, dan Pongrekun.

Disamping itu, akun @AGENDA21_EXPOSE memuji keberanian Dharma dalam mengungkap sesuatu sebagai kebohongan terkait pandemi.

"Soal pandemi, pernyataan Dharma Pongrekun melampaui manusia rata2. Dia berani mendobrak kebohongan covid. Sebagai warga negara, saya dukung Dia sebagai pemimpin DKJ,” tegas @AGENDA21_EXPOSE.

Sementara itu, dari akun @saerozi63 menuduh bahwa pandemi covid adalah inisiatif pemerintah Jokowi dan merupakan agenda dari China komunis.

"Menyala Bang Dharma Pongrekun bukan? Pandemik Covid 19 itu inisiatif Pemerintah Rezim Jokowi, pelaksana merangkap kordinatornya Menko LBP, agenda dr China komunis,” ucapnya.

Menurut @saerozi63, pandemi ini menyebabkan resesi ekonomi selama tiga tahun dan merugikan rakyat.

Di sisi lain, akun @ismailfahmi mengkritik pernyataan Dharma dengan menyebutnya sebagai teori konspirasi.

Ia menyoroti pandangan Dharma tentang AI sebagai alat mata-mata buatan yang digunakan untuk mengawasi masyarakat.

Meski demikian, Dharma mengatakan bahwa “Saya tidak bicara soal konspirasi. Tidak ada satupun kata-kata saya yang menyatakan konspirasi,"

Hal tersebut diungkapkan Calon Gubernur Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun, saat konferensi pers usai debat Pilgub Jakarta sesi pertama selesai.

Dalam video konferensi pers yang beredar di media sosial X, Dharma juga ditanya soal kebocoran data serta fungsi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Dalam memberikan jawabannya, Dharma menyatakan bahwa BSSN tidak dapat berfungsi secara optimal dalam melindungi data warga.

Hal tersebut menurutnya disebabkan oleh adanya regulasi yang belum disetujui oleh DPR.

Sebelumnya selama berlangsungnya debat Pilgub Jakarta, Dharma mengemukakan pendapatnya mengenai pandemi Covid dari pertanyaan yang diajukan Ridwan Kamil.

Ia berargumen bahwa pandemi ini merupakan bagian dari rencana elit politik atau kekuatan asing yang berusaha untuk mewujudkan tujuan sektoral tertentu.

"Pandemi ini adalah agenda terselubung dari asing yang ingin mengambil alih kedaulatan negara," tegas Dharma.

Editor : Baskoro Septiadi
#Dharma Pongrekun #pemerintah jokowi #China #Pandemi Covid adalah omong kosong #Ridwan Kamil #bssn #warganet #kebocoran data #Pandemi Covid #teori konspirasi #Debat Pilgub Jakarta #pilgub jakarta #media sosial X #River Way