RADARSEMARANG.ID - Sorotan Chef Devina Hermawan soal harga buku murah di marketplace telah menghebohkan jagat digital marketing.
Dalam postingannya di media sosial, Devina mengungkapkan kekhawatiran terhadap bukunya yang dijual dengan harga sangat murah.
Bahkan, Buku resep yang ditulis langsung oleh Devina di hargai serendah Rp 200 yang menurutnya sangat merugikan penulis lokal.
Di Instagram, sorotan Devina ini tampak mendapat tanggapan dari berbagai pihak, termasuk dari netizen yang budiman.
Menariknya, dalam komentar tersebut terlihat tanggapan dari seorang pakar digital marketing expert bernama Denny Santoso.
Diketahui, Denny Santoso merupakan seorang Entrepreneur, Investor dan juga Digital Marketer Expert yang sudah berkarir selama 17 tahun.
Terpantau Denny Santoso tampak berterima kasih kepada influencer seperti Chef Devina yang memperhatikan dan berbicara tentang isu ini.
“Thx u @devinahermawan udah speak up ttg ini ????????????????????????,” tulis @dennysantoso di komentar postingan Chef Devina di Instagram.
Saat dihubungi lebih lanjut melalui pesan WhatsApp, Denny sepakat bahwa penjualan buku bajakan di marketplace sangat merugikan penulis dan penerbit.
Menurut Denny, ia sendiri juga telah beberapa kali berbicara tentang masalah ini, namun tidak mendapatkan perhatian yang serius.
“Happy banget donk, ada influencer yang di notice gede dan speak up. krn aku beberapa kali speak up, post, ga diperhatiin serius,” ujar pemilik startup Tribelio ini.
Denny menambahkan, pembajakan ini sangat merugikan karena banyak produk digitalnya juga ada yang dibajak sebelum dirilis.
“Kalo untuk pembajakannya sih menuruku udah sama aja ya, kita berusaha keras, riset, nulis, aku punya lebih dari 20 produk digital juga, dan banyak yang dibajak pake system pre order”.
“Bahkan, sebelum produkku sendiri launching. Ini udah merugikan milyaran buat aku,” keluh Denny.
Lebih lanjut, Denny menjelaskan “Dan ini kan sebenarnya = maling. Sementara kalau shopee membiarkan saja atau menutup mata dengan alasan apapun, artinya adalah ngasih rumah untuk maling kan”.
Namun demikian, Ia berharap Shopee dapat belajar pentingnya proteksi Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) secara nyata, bukan hanya mengejar omzet.
“I hope dengan ini shopee bisa belajar pentingnya proteksi HAKI secara nyata, dan bukan cuman mengejar omzet aja”.
“Yang penting jualannya besar, tapi HAKI di ignore karena yang complain tidak ada suaranya,” jelas Denny.
Sorotan dari Chef Devina dan komentar dari ahli Digital Marketing ini tampak menunjukkan betapa pentingnya perlindungan terhadap karya intelektual.
Sebagai tambahan informasi, Denny Santoso juga telah menulis buku-buku tentang digital marketing, seperti List Building Black Book, Content Creator Black Book, dan masih ada lagi lainnya.
Adapun karya tulisnya tersebut juga dijual dengan harga yang gak masuk akal di marketplace.
“Dan ini sangat tidak dibenarkan secara hukum,” tegas Denny Santoso yang terkenal dengan program listbuilding mastery ini.
Editor : Baskoro Septiadi