Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Harga Buku di Marketplace yang Dijual Murah Dapat Sorotan dari Chef Devina Hermawan: Bisa Membunuh Penulis!

Aris Hariyanto • Minggu, 6 Oktober 2024 | 19:58 WIB
Tangkapan layar penjualan buku di Marketplace Indonesia.
Tangkapan layar penjualan buku di Marketplace Indonesia.

RADARSEMARANG.ID - Chef Devina Hermawan belum lama ini tampak mengungkapkan kekhawatiran mengenai penjualan buku di marketplace.

Wanita yang dikenal luas melalui MasterChef Indonesia ini menilai harga buku yang dijual murah di Marketplace bisa membunuh penulis lokal.

Keterangan tersebut diungkapkan Devina melalui akun media sosial X, @hermawan_devina pada Jum'at (4/10) pagi.

"JANGAN BUNUH PENULIS LOKAL! Buat yang bertanya, buku bajakan dijual senilai Rp 200, Rp 1.000, dsb. Lebih baik Shopee buka saja perpustakaan online gratis atau sistem berlangganan,” bunyi cuitan Devina tersebut.

Devina menyoroti penjualan buku dengan harga sangat rendah, seperti Rp 200 atau Rp 1.000, tidak menghargai usaha para penulis lokal.

Menurut Devina, Shopee sebagai Marketplace terbesar di Indonesia seharusnya dapat membuka perpustakaan online gratis atau sistem berlangganan.

Hal ini menurut Devina, agar dapat memastikan pembagian royalti yang adil kepada penulis dan penerbit, serta sesuai dengan prinsip syariah.

Ia menegaskan bahwa Shopee dengan nilai transaksi Rp 347 triliun pada tahun 2023 harus bertindak lebih tegas dalam menangani masalah ini.

Pasalnya, Shopee diketahui memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem jual beli yang sehat, khususnya bagi UMKM dan penulis lokal.

"Sebagai platform pemimpin pasar e-commmerce Indonesia dengan nilai transaksi Rp 347 triliun (2023), Shopee mempunyai peranan penting dalam menciptakan platform jual beli yang sehat bagi para pelaku UMKM khususnya penulis LOKAL,” papar @hermawan_devina.

Pernyataan Devina ini juga dibagikan melalui Instagram miliknya @devinahermawan, dan tampak mendapat dukungan dari warganet.

Di Instagram, seorang warganet @dhilasina menuliskan “Thank you so much, Chef Dev, sudah menyuarakan hal ini. Berulang kali followers melaporkan setiap ketemu yang bajak bukuku dan jual dalam bentuk pdf seeemurah2nya”.

“10ribu juga paling mahal! Padahal nyusunnya berdarah2, mencurahkan semua waktu dan effort. Aku yakin Chef Devina & teman2 penulis lain pun begitu”.

“Dari marah, sedih sampai pasrah aja udah :( karena selama masih banyak yg beli & mereka ga kena suspend, akan terus ada sampai kiamat,” sambungnya.

Devina juga menyebutkan tanggapan dari salah satu direksi Shopee, Handhika Jahja seperti menunjukkan kesibukannya terkait pembajakan HaKI (Hak Kekayaan Intelektual).

Disamping itu, Devina juga mengungkapkan karyanya sendiri telah dibajak dan sulit untuk melaporkan serta mendapatkan tindak lanjut.

"Melihat tanggapan dari Mas Handhika kemarin, mungkin selama ini direksi Shopee terlalu sibuk sehingga kurang mengetahui secara detail yang terjadi di platformnya terkait pembajakan HAKI (saya mewakili saya sendiri yang karyanya dibajak, menjamur, sulit melapor dan tindak lanjut),” ujar Devina.

Devina menekankan bahwa ,Shopee seharusnya bisa memblokir NIK, IMEI/ESN, alamat IP, nomor rekening, nomor telepon, dan alamat email dari toko yang melanggar aturan dan sudah di-ban dengan teknologi canggih saat ini, sehingga mereka tidak bisa mendaftar ulang.

Ia berharap kepada Christin Djuarto, selaku direktur eksekutif Shopee Indonesia, menunjukkan komitmen dan keseriusannya dalam menangani masalah HAKI di platform mereka.

"Jika di negara asal (website Shopee Singapura) bisa tidak terlihat ada buku bajakan yang dijual atau diiklankan, maka di Shopee Indonesiapun juga bisa,” tegas Devina.

Pernyataan Devina ini terlihat semakin memicu berbagai diskusi hangat warganet, baik melalui postingannya di Instagram maupun di media sosial X.

“Semoga segera ada tindak lanjut ???? mimin juga sangat menyayangkan kok bisa ya buku bajakan terjual bebas. Bukannya di syopi bisa bikin aduan produk menyalahi HAKI/brand terus nanti akunnya bakal frozen ya?,” tulis @bukunesiastore di media sosial X.

Editor : Baskoro Septiadi
#Handhika Jahja #pembajakan HaKI #harga buku #marketplace #shopee #buku bajakan #Devina Hermawan #haki #Harga Buku di Marketplace #MasterChef Indonesia #perpustakaan online #chef #Instagram #Penulis Lokal #penjualan buku di marketplace #media sosial X