RADARSEMARANG.ID - Perampokan tragis yang terjadi di sebuah rumah mewah di Kabupaten Bogor telah menjadi viral di media sosial.
Pasalnya, peristiwa tersebut dikabarkan terjadi setelah sang pemilik rumah membuat konten room tour yang diunggah melalui video TikTok.
Akibatnya, kepala keluarga dilaporkan tewas atas peristiwa perampokan ini dan tiga orang lainnya yang masih serumah mengalami luka-luka.
Ketua RW setempat menjelaskan bahwa kejadian ini sangat mengagetkan warga karena lingkungan tersebut sebelumnya dikenal aman.
“Pelakunya menurut keterangan dari korban itu empat orang. Datangnya sekitar jam 2 malam, sempet ngopi-ngopi”.
“Mungkin orang yang dikenal, mungkin jam 4 kejadiannya,” jelas Ketua RW yang dikutip dari Radar Surabaya JawaPos.com.
Namun akhirnya pihak keolisian berhasil menangkap pelaku yang berjumlah empat orang pada Senin (23/9) malam.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara memaparkan “Keempat pelaku kami tangkap di tempat berbeda. C dan O kami amankan pada 18 September sekira pukul 13.00 WIB dan 18.00 WIB di wilayah Cibungbulang”.
“Sementara pelaku D dan S ini kami tangkap pada Sabtu, 20 September sekira pukul 22.00 WIB di wilayah Pandeglang, Banten,” ungkap Teguh seperti yang diberitakan.
Menurut keterangan polisi, pelaku D (30) dan korban HS (26) dalam kasus perampokan rumah mewah tersebut diketahui sudah saling mengenal.
Pelaku merasa terdesak karena tidak mampu membayar utang gadai kendaraan yang diberikan kepada korban.
Teguh menambahkan, kendaraan mobil Cayla yang dimiliki oleh pelaku telah digadaikan kepada korban dengan nilai sebesar Rp 23 juta.
Polisi mengungkap bahwa pelaku berencana mengambil barang-barang berharga milik korban, termasuk mobil dan perhiasan.
Hal ini disebutnya menjadi motif pelaku untuk melakukan perampokan sebagai upaya menyelesaikan masalah keuangannya.
"Disitulah timbullah niat untuk melakukan kejahatan itu dengan tujuan utamanya untuk mengambil barang-barang berharga milik korban," kata AKP Teguh Kumara.
Sehingga, kata dia, motif pelaku melakukan perampokan itu karena dilatar belakangi terkait masalah gadaian tersebut.
Sementara itu, barang bukti yang disita polisi antara lain mobil Xpander, mobil Calya, perhiasan emas, dan beberapa unit ponsel.
Editor : Baskoro Septiadi