Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bikin Ngelus Dada, Inilah Deretan Fakta Kontroversi yang Menyelimuti PON XXI 2024 Sumut Aceh

Aris Hariyanto • Rabu, 18 September 2024 | 03:09 WIB
Beberapa kontroversi menyelimuti PON XII 2024 di Aceh-Sumut
Beberapa kontroversi menyelimuti PON XII 2024 di Aceh-Sumut

RADARSEMARANG.ID - Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 yang bertempat di Aceh Sumatera Utara telah menjadi sorotan publik.

Berbagai kontroversi mencuat tampak mencederai semangat olahraga yang seharusnya menjadi ajang prestisius bagi para atlet Indonesia.

Dari masalah infrastruktur hingga kontroversi wasit, PON XXI 2024 ini disebutnya penuh dengan polemik dan tantangan.

Dari informasi yang dihimpun, banyak venue yang belum selesai dibangun dan akses menuju lokasi pertandingan sangat tidak memadai.

Beberapa atlet bahkan harus melewati jalan berlumpur untuk mencapai tempat pertandingan.

Kemudian disusul dengan masalah transportasi juga menjadi sorotan tajam dalam PON XXI 2024.

Banyak atlet dan official dikabarkan harus menggunakan transportasi umum seperti angkot untuk mencapai venue pertandingan.

Kontroversi lain yang muncul adalah berkaitan dengan keputusan yang diambil oleh wasit dalam cabang sepak bola antara Aceh vs Sulawesi Tengah.

Di pertandingan tersebut, wasit dinilai tidak bersikap netral, sehingga menimbulkan protes dari para pemain sampai terjadi insiden kekerasan di dalam lapangan.

Salah satu pemain dari Sulteng melakukan salam olahraga kepada wasit Eko Agus Sugiharto hingga mendapat perhatian penuh dari PSSI.

Kontroversi wasit tidak hanya terjadi di sepak bola, tetapi juga di cabang olahraga tinju di PON XXI 2024 ini.

Beberapa peserta merasa keputusan wasit cenderung menguntungkan kubu tuan rumah.

Hal tersebut seperti yang dialami petinju Lampung, Rusdianto Suku, saat melawan Joshua Harianja dari Sumatera Utara.

Walaupun Rusdianto menguasai pertandingan dan seharusnya menang KO, wasit justru mengumumkan kemenangan untuk petinju tuan rumah.

Akibatnya, keputusan wasit tersebut memicu kemarahan masyarakat dan kritik terhadap objektivitas hingga mendapat sorotan di media sosial.

Berikutnya adalah polemik konsumsi makanan yang disediakan untuk atlet juga menjadi sorotan.

Beberapa atlet mengeluhkan kualitas dan jenis makanan yang tidak sesuai ekspektasi.

Beberapa atlet mengungkapkan bahwa makanan yang disediakan tidak memenuhi standar gizi yang diperlukan.

Melalui video yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa rata-rata keluhan soal makanan di PON XXI 2024 ini adalah kurang memenuhi kebutuhan gizi.

Disamping itu mereka juga mengluhkan porsi yang terlalu sedikit, seringkali terlambat dibagikan, bahkan sebagian makanan sudah basi.

Editor : Baskoro Septiadi
#salam olahraga #polemik konsumsi makanan #kontroversi wasit #insiden kekerasan #media sosial #PON XII 2024 Sumut Aceh #Wasit Eko Agus Sugiharto #venue pertandingan #pssi #PON XXI 2024 #pekan olahraga nasional