Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mantan Ketua MK Singgung Akun Fufufafa yang Viral di Medsos, Ucapannya Diserbu Netizen: Panik ya Pak?

Aris Hariyanto • Selasa, 17 September 2024 | 06:23 WIB
Mantan Ketua MK pertama, Jimly Asshiddiqie meminta publik untuk melupakan isu Fufufafa di media sosial.
Mantan Ketua MK pertama, Jimly Asshiddiqie meminta publik untuk melupakan isu Fufufafa di media sosial.

RADARSEMARANG.ID, - Jagad maya dihebohkan dengan pernyataan Prof. Jimly Asshiddiqie terkait Fufufafa yang viral di media sosial.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini terpantau meminta publik untuk melupakan isu pemilik akun Kaskus Fufufafa tersebut.

Ucapan Jimly ini langsung menuai beragam reaksi dari netizen hingga menyerbu akun media sosial X @JimlyAs miliknya.

Dalam cuitannya di akun media sosial X, Jimly menyebut bahwa isu akun Fufufafa mencerminkan rendahnya kualitas demokrasi di Indonesia.

Ia menilai bahwa perdebatan mengenai akun tersebut hanya akan menurunkan kualitas demokrasi dan lebih baik dilupakan.

“FUFUFAFA, tdk lain cermin tngkat pradaban demokrasi masih rendah& kampungan, sngat didominasi negative & black campaign, nyerang pribadi”.

“Misalpun orangnya memang benar, kejadiannya wkt pilpres 10 th lalu. Sdh lah lupakan sj, aplg kalo cuma utk adu domba pres trpilih vs wakilnya,” tulis Jimly pada Sabtu, (14/9).

Menurut Jimly, isu Fufufafa ini sebaiknya tidak diperpanjang agar tidak memecah belah masyarakat.

Namun, tanggapan netizen terhadap pernyataan Jimly ini cukup beragam hingga memicu diskusi panas di media sosial.

Seorang netizen @odsandy mengatakan”Panik ye prof? Tingkat peradaban tertinggi demokrasi itu adalah freedom of speech. Kebebasan berpendapat yang sebebas-bebasnya”.

“Termasuk kebebasan berpendapat dari masyarakat yang punya hak untuk membongkar jejak digital kelam wapres terpilih yang ternyata seorang illiterate, uneducated, uncultured, racist, sexist dan misogynist”.

Meski demikian, terpantau dari akun @yesmar_banu malah menyanggah ucapan mantan ketua MK tersebut.

“Enak bener ngomong pak lupakan saja. Kalaupun Fufufafa itu beneran sprti yg dituduhkan netijen ya setidaknya minta maaf dulu”.

“besok itu dia mau jdi wapres pak, bukan mau jadi ketua Osis atau Ketua Kelas, jd ga seenaknya ngmg lupakan saja,” lanjut @yesmar_banu.

“Panik ya pak (emoticon smile LOL),” tulis akun @ttbozu8

Dari akun @clevercoworker memaparkan “Maaf kurang sepakat, Prof. Di negara yang demokrasinya sudah maju, pejabat yang terlibat skandal biasanya akan meminta maaf”.

“Dan mengundurkan diri agar tercipta suasana yang kondusif dan pemerintahan tetap berjalan efektif,” imbuhnya.

Sementara itu, terdapat beragam pandangan dari para ahli mengenai siapa pemilik sebenarnya akun Fufufafa ini.

Bahkan salah satu pengguna di platform X mengungkapkan bahwa akun tersebut merupakan milik Gibran Rakabuming Raka.

Banyak netizen juga meyakini bahwa akun Fufufafa ini benar-benar milik Gibran meski pihaknya dan Menkominfo Budi Arie Setiadi telah membantah klaim tersebut.

Menurut netizen, terdapat bukti yang dianggap otentik melalui penelusuran jejak digital Fufufafa sejak tahun 2014.

Editor : Iskandar
#pemilik akun Kaskus Fufufafa #mahkamah konstitusi #demokrasi di indonesia #media sosial #pemilik sebenarnya akun Fufufafa #diskusi panas #Ketua MK #netizen #fufufafa #VIRAL #jimly asshiddiqie