RADARSEMARANG.ID – Kasus meninggalnya dr Aulia Risma memasuki babak baru, Tersiar kabar jika sebelum meninggal dr Aulia Risma sempat melakukan transfer uang ratusan juta ke beberapa penerima.
Namun, saat ini belum diketahui tujuan almarhum serta siapa saja yang menerima uang itu masih di selidiki oleh pihak berwajib.
Kuasa hukum keluarga dr Aulia Risma, Misyal Achmad mengatakan total ada Rp 225 juta yang ditransfer oleh almarhum ke sejumlah rekening.
"Iya masih ditelusuri lewat pemeriksaan Ibu dari Aulia Risma di Polda Jateng," ujarnya.
Pihaknya enggan membeberkan siapa saja yang menerima aliran uang tersebut dan lebih menunggu proses penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian.
Ditambah, penelusuran aliran dana ini sebagai upaya untuk mengungkap adanya dugaan pemerasan yang dialami korban selama menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Universitas Diponegoro (Undip) di RSUP Kariadi Semarang.
"Ibu korban yang menjelaskan ke penyidik soal rekening korban tersebut uang mengalir ke mana saja," terangnya.
Sementara itu, pengusutan kasus dugaan bullying ini juga terus diselidiki oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Rencananya, Nuzmatun Malinah (57), ibunda mendiang dr Aulia Risma dikabarkan bakal diperiksa oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Misyal membenarkan informasi tersebut. Namun, dia menolak mentah-mentah panggilan pemeriksaan dari Kemendikbudristek terhadap ibu korban.
"Kami tolak karena ibu korban masih diperiksa oleh Polda Jateng, biar tidak ada perbedaan hasil pemeriksaan," ungkapnya.
Sementara Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Johanson Simamora belum mau berbicara banyak soal perkembangan kasus dr Aulia Risma. "Lewat Kabid Humas saja. Satu pintu," katanya. (dka/bas)
Editor : Baskoro Septiadi