RADARSEMARANG.ID – Banyaknya berita terkait dengan adanya gempa megathrust akan melanda Indonesia. Membuat para wisatawan mengurungkan niatnya untuk mengunjungi wilayah Gunung kidul.
Ditambah, Gunung Kidul akhir-akhir ini mengalami gempa meski di kedalaman 10 KM dan adanya surat edaran dari Pemerintah Jawa Tengah.
Surat edaran tersebut merupakan surat yang diterbitkan BNPB Nomor: B-399/BNPB/D-II/BP.03.02/08/2024 tanggal 23 Agustus 2024 Perihal Kesiapsiagaan di wilayah Zona Megathrust.
Ketua PHRI Gunungkidul Sunyoto mengatakan akibat adanya gempa dan potensi Megathrust beberapa tamu hotel dan restoran memilih untuk membatalkan reservasinya.
"Jadi karena surat edaran ini membuat biro-biro perjalanan memilih men-cancel kunjungannya ke pantai-pantai Gunungkidul. Otomatis banyak pesanan di restoran maupun penginapan yang juga dibatalkan,"terangnya.
Pihaknya pun mencoba meyakinkan para biro perjalanan bahwa kawasan pantai dan wisata di wilayah ini masih aman dikunjungi.
"Jadi kami memberikan jawabannya itu dengan membagikan video yang direkam berisi suasana aktivitas wisatawan di pantai maupun wisata lain, terutama di weekend. Itu kami kirim ke biro perjalanan yang ragu-ragu datang ke sini, harapannya mereka bisa membagikan ke tamu-nya, bahwa wisata di Gunungkidul masih aman, tidak terjadi apa-apa," ungkapnya.
Karena gempa dan isu Megathrust bisa berdampak langsung pada pada kunjungan wisatawan, Sunyoto berharap agar pemerintah jika memberikan surat edaran lebih hati-hati lagi.
Dia beralasan, masyarakat menyikapi berbeda-beda terhadap isu tersebut. "Kalau mau buat surat edaran lebih hati-hati dalam membuat kebijakan," ujarnya.
Meskipun demikian, Dinas Pariwisata terkait meyakini Masyarakat di sekitar Gunungkidul untuk tidak panik berwisata.
Pihaknya sudah melakukan mitigasi bencana jauh-jauh hari.
"Antisipasi yang dilakukan Dispar itu dengan mengimbau agar wisatawan tidak panik dan takut namun harus tetap waspada dan ikuti informasi BMKG. Serta, mematuhi pihak-pihak yang bisa dipertanggung jawabkan misalnya SAR maupun petugas yang ada di setiap destinasi wisata di Gunungkidul ," ungkapnya. (dka/bas)
Editor : Baskoro Septiadi