Gadis penjual gorengan itu ditemukan tewas terkubur, dalam kondisi terikat dan tanpa busana pada Minggu (8/9).
Rini mengatakan, Nia berjualan gorengan karena ingin kuliah dan beli laptop.
Nia mengambil gorengan yang dibuat tetangganya, lantas dijajakan keliling kampung.
"Upah yang diterima dikumpulkan sedikit demi sedikit untuk membeli laptop agar bisa digunakan saat kuliah nanti," ujar Rini, Rabu (11/9).
Namun, impian Nia Kurnia Sari untuk bisa kuliah dan memiliki laptop kini sirna.
Ia tewas di tangan orang-orang biadab.
Nia tewas diduga dibunuh setelah lebih dulu dirudapaksa oleh pelakunya.
Rini mengaku sempat bermimpi bertemu Nia pada malam setelah kejadian.
Dalam mimpinya, Nia Kurnia Sari seperti orang ketakutan dan minta tolong.
"Malam itu Rini bermimpi. Nia berteriak minta tolong. 'Tolong Nia, tolong Nia di sini gelap'," ucap Rini.
Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan ini.
Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat bahkan telah menerjunkan anjing pelacak K-9 untuk mencari barang bukti atas kasus tersebut.
Seperti diketahui, misteri kematian Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan di Padang Pariaman, Sumatera Barat, mulai terkuak. Nia diduga dibunuh setelah terlebuh dulu dirudapaksa. Kini, teka-teki pelaku mulai terang.
Donald Debra selaku Koordinator Tagana Padang Pariaman, mengatakan, pelaku yang diduga menghabisi nyawa Nia lebih dari Seorang.
Diduga ada tiga orang. Rata-rata remaja tamatan SMA. Keterangan itu disampaikan oleh Donald dalam dalam sebuah siaran YouTube. Para terduga disebut-sebut kerap nongkrong di gubuk yang berada di sekitar lokasi ditemukannya jasad Nia.
"Dari informasi sudah ada beberapa saksi yang dipanggil oleh pihak kepolisian, yang pelaku utama masih diburu," kata Donald, Rabu (11/9). Pemilik akun itu mengaku sebagai tetangga korban.
"Ini kejadian deket rumah gue. Adeknya jual gorengan keliling tiap hari buat biaya kuliah adeknya tahun depan Malah di perko*sa dan di bunuh sama 3-4 Pemuda yang Ga punya otak. BAJIxxGAN. Kasihan banget aslii," tulisnya.
Lebih lanjut, akun @yourchochobun itu juga menyebut ciri-ciri para pelaku.
Dia mengatakan, para pelaku merupakan pemuda yang rata-rata baru tamat SMA.
"Mana semua pelakunya itu rata2 baru tamat sma semua. Kayaknya pendidikan di Indo harus dipertanyakan lagi yaa. Kok bisa ya anjing. Orang bisa berbuat kek gini. Setan aja minder anjing," tulis @yourchochobun.
Disebutkan pemilik akun itu, pelaku saat ini sudah diamankan polisi.
Namun ada juga pelaku yang masih buron.
"Aku ga berani up karena statusnya masih saksi, belum naik jadi tersangka
Takutnya kena UU ITE nanti," kata dia.
Nia Kurnia Sari, 18, gadis penjual gorengan di Padang Pariaman ditemukan tewas terkubur, dengan kondisi terikat dan tanpa busana. (isk)
Editor : Iskandar