RADARSEMARANG.ID, Jakarta—Pelapor Rocky Gerung ke Polda Metro Jaya buntut ucapan Rocky di program Rakyat Bersuara, yakni Forum Forum Komunikasi Santri Indonesia, ternyata pernah melaporkan sutradara dan tiga ahli hukum dalam Film Dirty Vote ke polisi.
Ada empat pihak terlapor saat itu. Yakni: Dandhy Dwi Laksono, Bivitri Susanti, Feri Amsari, dan Zainal Arifin Mochtar.
Ketua FOKSI Muhammad Natsir Sahib ketika itu menilai bahwa film dokumenter Dirty Vote merugikan salah satu pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).
Natsir menduga ada dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh empat terlapor. Apalagi, film sengaja diunggah di kanal YouTube pada Minggu, 11 Februari 2024, di saat masa tenang menjelang pemungutan suara.
Kali ini, FOSKI melaporkan Rocky Gerung ke Polda Metro Jaya, terkait ucapan Rocky di salah satu televisi swasta nasional yang menyebut bahwa anak sulung Presiden Jokowi, yakni Gibran Rakabuming Raka, kerap dikunjungi sejumlah menteri ketika menjabat sebagai Wali Kota Solo.
Siapa sebenarnya FOKSI? Dikutip dari laman Tempo, FOKSI merupakan organisasi santri yang didirikan pada 2016.
Baca Juga: Dua Terduga Teroris Jaringan JAD Ditangkap di Bima, Peran Keduanya Bikin Merinding
Pembentukan FOKSI terinspirasi dari penganugerahan Hari Santri yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015, yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober.
Ratusan santri yang tergabung dalam FOKSI diketahui menyatakan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) awal November tahun lalu.
Natsir mengatakan, bergabungnya ratusan santri FOKSI menjadi kader PSI sebagai panggilan sejarah.
“Ini adalah sebuah panggilan sejarah untuk melakukan perubahan, bukan hanya karena Mas Kaesang, tetapi saya juga melihat konsistensi PSI melakukan yang sejalan dengan Foksi untuk menyuarakan perbedaan, menjaga persatuan dan kesatuan, serta melawan korupsi secara nyata,” ucap Natsir di Basecamp DPP PSI, Jakarta Pusat, Rabu, 1 November 2023, dikutip dari laman PSI.
Baca Juga: Tenaga Honorer Wajib Tahu Ini Sebelum Melamar Menjadi PPPK 2024
Selain Natsir, nama-nama pengurus DPP Foksi, antara lain, Peri Gunawan Silaban sebagai Sekretaris Umum DPP Foksi. Juga Muhammad Salim selaku Ketua Bidang Pendidikan dan Ahmad Zain sebagai Ketua Bidang Hukum Hak Asasi Manusia (HAM).
Sejak bergabung dengan PSI dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), FOKSI mendeklarasikan dukungannya kepada capres dan cawapres nomor urut 2: Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. (isk)
Editor : Iskandar