RADARSEMARANG.ID - Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi, kembali muncul ke publik usai sempat diisukan menghilang.
Isu ini mencuat setelah Kaesang dan istrinya, Erina Gudono, diduga menggunakan jet pribadi saat bepergian ke Amerika Serikat.
Penggunaan jet pribadi tersebut memicu dugaan gratifikasi yang membuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta klarifikasi dari Kaesang.
Awal mulanya Kaesang menjadi sorotan warganet sejak 22 Agustus 2024, saat diketahui liburan ke Amerika ditengah demo RUU Pilkada di Indonesia.
Melalui sebuah unggahan di Instagram istrinya, menunjukkan Kaesang dan Erina diduga menggunakan jet pribadi jenis Gulfstream G650 saat liburan ke AS.
Unggahan tersebut menjadi viral di media sosial. Publik pun mulai mempertanyakan sumber dana perjalanan dari dugaan jet pribadi yang mereka gunakan.
Pasalnya, harga sewa jet pribadi jenis Gulfstream G650 ditaksir mencapai milyaran rupiah.
Kemudian pada 28 Agustus 2024, Dosen UNJ, Ubedilah Badrun melaporkan Kaesang ke KPK atas dugaan penggunaan jet pribadi tersebut dan gaya hidup mewah.
Selain itu, Koordinator MAKI, Boyamin Saiman juga melaporkan Kaesang ke KPK atas dugaan gratifikasi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Boyamin menyertakan surat kerjasama antara Pemkot Solo dan PT Shopee Indonesia.
Surat kerjasama tersebut ditandatangani atas nama Gibran Rakabuming sebagai Wali Kota Solo pada saat itu.
Menurut Boyamin, penggunaan jet pribadi yang ditumpangi Kaesang dan Istrinya diduga terkait dengan kerjasama Gibran dan Shopee pada 23 April 2021.
Disisi lain, jet pribadi tersebut diketahui berkaitan dengan Garena Online (Private) Limited, anak usaha SEA Limited yang menaungi Shopee.
Selain itu, produk Garena, yakni Free Fire, diketahui sebagai salah satu sponsor Persis Solo yang dikabarkan milik Kaesang.
Hingga akhirnya hal tersebut membuat Kaesang terlibat ke dugaan gratifikasi, dan membuat KPK berencana memanggil dirinya untuk memberikan klarifikasi.
Namun, ketika KPK hendak memanggil Kaesang, mereka tidak mengetahui keberadaannya yang memicu spekulasi bahwa Kaesang menghilang.
Sementara itu, Sekjen PSI, Raja Juli Antoni, membantah bahwa Kaesang menghilang, melainkan tetap berada di Jakarta dan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan partai.
Meski demikian, Kaesang diketahui belum memberikan pernyataan terkait dugaan gratifikasi yang dituduhkan kepada dirinya hingga saat ini.
Pada akhirnya Kaesang kembali muncul di publik melalui sebuah video yang beredar di media sosial pada Rabu (4/9) malam.
Pada video tersebut, terlihat Kaesang keluar dari kantor DPP PSI, Jakarta, sekitar pukul 20.38 WIB dan bergegas masuk mobil.
Kaesang juga terlihat enggan memberikan pernyataan apapun kepada awak media yang meminta keterangan.
Bahkan, ia juga mengabaikan permintaan awak media untuk menurunkan kaca mobilnya.
Editor : Baskoro Septiadi