Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bappeda Kota Semarang Gagas Kopi Wangi, Sebuah Sistem agar Usulan Musrenbang lebih Tepat Sasaran

Adennyar Wicaksono • Kamis, 29 Agustus 2024 | 03:51 WIB
Bappeda Kota Semarang melakukan bimtek kegiatan Kopiwangi agar usulan Musrenbang bisa lebih efektif.
Bappeda Kota Semarang melakukan bimtek kegiatan Kopiwangi agar usulan Musrenbang bisa lebih efektif.

SEMARANG.ID, Semarang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang menggagas sebuah program untuk meningkatkan efektivitas program dan kegiatan di Ibu Kota Jateng.

Program tersebut diberi nama Kopi Wangi. Akronim dari Kolaborasi Penyusunan Prioritas Musyawarah Perencanaan Pembangunan Terintegrasi untuk Meningkatkan Efektivitas Program dan Kegiatan.

Dalam program ini dikembangkan sistem yang dinamakan Newrenbang.

“Sistem ini dibantu oleh World Bank. Jadi kami ingin usulan di Musrenbang bisa sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan yang ada di suatu wilayah,” kata Kabid Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Bappeda Kota Semarang, Sugeng Hartono.

Selama ini, lanjut dia, setiap kelurahan digelontor anggaran Rp 1 miliar untuk usulan pembangunan.

Terkadang, ada usulan yang diputuskan Murenbang tidak sesuai dengan permasalahan dan kebutuhan masyarakat.

“Melalui progam ini nanti akan kelihatan kebutuhan permaslaahan dan prioritasnya yang seharusnya diatasi dengan usulan Musrenbang kelurahan dan kecamatan,” paparnya.

Padahal, kata dia, Musrenbang memiliki keterkaitan erat dengan proses penyusunan RPJMD dan RPJPD.

Selain itu, Musrenbang juga berperan sebagai wadah untuk mengumpulkan aspirasi, ide, dan kebutuhan masyarakat secara langsung.

“Partisipasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa program pembangunan yang diusulkan mencerminkan kebutuhan nyata dan prioritas masyarakat setempat,” bebernya.

Hasil dari Musrenbang sendiri menjadi dasar dalam penyusunan RPJMD, yang merupakan dokumen perencanaan jangka menengah yang menetapkan arah pembangunan daerah selama beberapa tahun ke depan.

Pihaknya juga telah melakukan bimbingan teknis (Bimtek) dan sosialisasi. Sehingga perlu pembobotan prioritas usulan Musrenbang tahun berikutnya.

Hal itu bertujuan untuk mewujudukan efektivitas program dan kegiatan Pemerintah Kota Semarang berdasarkan kolaborasi penyusunan prioritias musyawarah perencanaan pembangunan terintegrasi. (den)

Editor : Muhammad Rizal Kurniawan
#musrenbang #Kopi Wangi #KOTA SEMARANG #Bappeda Kota Semarang