Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sedang Asyik Mengaji, Anak-anak Terkena Gas Air Mata saat Ricuh Demo di Balai Kota Semarang

Deka Yusuf Afandi • Rabu, 28 Agustus 2024 | 00:01 WIB
Sedang mengaji, anak-anak terkena imbasnya.
Sedang mengaji, anak-anak terkena imbasnya.

 RADARSEMARANG.ID - Viral di media sosial, anak – anak yang mengikuti pengajian menjadi korban terpapar gas air mata saat belajar mengaji di Masjid Taqwa Sekayu, Kota Semarang.

Hal tersebut terjadi dikarenakan saat kejadian polisi mencoba memukul mundur mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa menentang revisi UU Pilkada di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (26/8/2024) malam.

Seperti diketahui, jika dalam mengantisipasi demo, apparat kepolisian menggunakan gas air mata untuk memecah aksi demo yang berkelanjutan.

Namun, hal tersebut malah membuat anak-anak terkena gas air mata.

Sebelumnya, polisi memukul mundur aksi massa menggunakan gas air mata dan water cannon.

Masa yang terdesak ke arah timur lalu menyelamatkan diri.

Mereka berlari ke pemukiman warga.

Tampak dalam rekaman video anak-anak kesakitan di bagian mata lalu mendapatkan bantuan dari para mahasiswa dengan mengoleskan pasta gigi di bagian bawah mata.

Mahasiswa yang  berada di lokasi menuturkan, anak-anak yang terdampak gas air mata sekira 17 orang. Ada satu anak laki-laki sampai dikabarkan pingsan.

Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto mengatakan, penggunaan gas air mata dalam aksi demonstrasi di Balai Kota Semarang sesuai dengan Peraturan Kapolri (Perkap).

"Apabila situasi tidak terkendali dapat dilakukan hal tersebut (gas air mata) asal ada perintah pimpinan dan (aksi balai kota) itu terkendali dari pimpinan," jelasnya di Mapolda Jateng, Selasa (27/8/2024).

Dia mengklaim, dampak gas air mata hanya membuat perih sementara saja.

Kalau sudah terbiasa tidak ada efeknya, kecuali kena pertama kali bisa dipastikan akan terasa.

"(Gas air mata kena air mata) jangan terulang lagi, harapannya aksi unjuk rasa berjalan damai," dalihnya. (dka/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#gas air mata #sekayu #anak anak