Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Resmi Diusung PDIP Maju Pilgub Jateng, Ternyata Segini Harta Kekayaan Mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa

Devi Khofifatur Rizqi • Selasa, 27 Agustus 2024 | 20:25 WIB

 

Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi usai dapat rekoemndadi PDIP untuk maju sebagai gubernur dan wakil gubernur Jateng.
Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi usai dapat rekoemndadi PDIP untuk maju sebagai gubernur dan wakil gubernur Jateng.

RADARSEMARANG.ID - Mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa resmi diusung PDI Perjuangan sebagai calon gubernur (cagub) Jawa Tengah pada Pilkada 2024.

Diketahui, Andika Perkasa akan berpasangan dengan kader PDIP yang juga mantan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi alias Hendi.

 Baca Juga: Sepak Terjang Eks Panglima TNI Andika Perkasa yang Akan Bertarung Melawan Mantan Kapolda Ahmad Luthfi di Pilgub Jateng

Pengusungan Andika Perkasa sebagai cagub Jateng itu setelah menerima rekomendasi dari Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (26/8) kemarin.

Menelisik harta kekayaan Andika Perkasa dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Andika Perkasa tercatat memiliki Rp 184,53 miliar.

Harta kekayaan itu terakhir dilaporkan Andika 26 Maret 2023 saat dirinya masih berstatus Panglima TNI.

Harta ratusan miliar itu terdiri dari tanah dan bangunan sebanyak 23 bidang yang tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Sleman, Cianjur, Surabaya, Bogor, Tabanan, Bandar Lampung, Bantul, Tangerang.

 Baca Juga: Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi Maju Dalam Pilgub Jateng 2024, Siapakah Mereka Berdua? Simak Profil Lengkapnya Berikut Ini

Tidak hanya di dalam negeri, Andika juga tercatat memiliki satu bangunan di Australia serta tufa tanah dan bangunan di Amerika Serikat. Total tanah dan bangunan milik Andika Perkasa itu senilai Rp 38,92 miliar.

Andika hanya tercatat memiliki satu alat transportasi dan mesin, yakni mobil Mercedes-Benz Sprinter 315 tahun 2018. Mobil senilai Rp 1,8 miliar ini tercatat sebagai hasil sendiri.

Tak hanya itu, Mantan Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pankostrad) itu juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp 10,10 miliar, surat berharga sebesar Rp 3,17 miliar, kas dan setara kas sebesar Rp 131,43 miliar. Namun, Andika tercatat memiliki utang sebesar Rp 900 juta.

Di sisi karir, Jenderal TNI (Purn.) H. Muhammad Andika Perkasa,S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D. lahir 21 Desember 1964) adalah seorang purnawirawan TNI yang menjabat Panglima Tentara Nasional Indonesia pada tahun 2021 sampai 2022.

Andika merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1987. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat.

Pada saat dilantik, ia adalah Panglima TNI tertua sepanjang sejarah, tetapi catatan tersebut selanjutnya dipecahkan oleh Laksamana Yudo Margono yang dilantik menggantikannya pada tanggal 19 Desember 2022.

Selain itu juga berasal dari keluarga campuran Magelang, Jawa Tengah dan Blitar, Jawa Timur.

Dalam karirnya, Andika mengawali kariernya sebagai perwira pertama infanteri di jajaran korps baret merah (Kopassus) Grup 2 /Para Komando dan Satuan-81 /Penanggulangan Teror (Gultor) Kopassus selama 12 tahun, dan setelah penugasan di Departemen Pertahanan dan Keamanan (Dephankam) dan Mabes TNI-AD kembali bertugas di Kopassus sebagai Komandan Batalyon 32/Apta Sandhi Prayuda Utama, Grup 3/Sandhi Yudha.

Jenderal TNI Andika Perkasa mengenyam pendidikan tinggi Strata-1 (Sarjana Ekonomi) di Universitas Terbuka dan meraih 3 gelar akademik Strata-2 (M.A., M.Sc., M.Phil.)serta 1 gelar akademik Strata-3 (Ph.D) dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Amerika Serikat.

Jabatan sebelumnya sebagai perwira menengah (pamen) pada kepangkatan Kolonel (Inf.) adalah Sespri Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Komandan Resimen Induk (Danrindam) Kodam Jaya/Jayakarta di Jakarta, Komandan Resor Militer (Danrem) 023/Kawal Samudera Kodam I/Bukit Barisan berkedudukan di Kota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara.

Kemudian dipromosikan ke jabatan perwira tinggi (pati) dengan pangkat Brigadir Jenderal TNI sebagai Kepala Dinas Penerangan TNI-AD (Kadispenad), Jakarta pada tanggal 25 November 2013 berdasarkan Keputusan Panglima TNI No. Kep/871/XI/2013 tanggal 8 November 2013.

Pada November 2021, ia dicalonkan oleh Presiden Joko Widodo untuk memegang jabatan Panglima Tentara Nasional Indonesia, menggantikan Marsekal TNI Dr. Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa purna tugas. (dev/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#PDIP #andika perkasa #Jawa Tegah #cagub #PILKADA #panglima tni #Hendrar Prihadi